Headlines News :
Home » » Batal Demo KEJARI , POLRES Sampang Dinilai Tidak Kooperatif

Batal Demo KEJARI , POLRES Sampang Dinilai Tidak Kooperatif

Written By Unknown on Selasa, 25 Juni 2019 | 12.32

Korlap aksi saat di wawancarai awak media di kediamannya.
(Foto: detak.com)


Sampang detak.com -Perkumpulan Dewan Mahasiswa Madura (PANDAWA) kecewa terhadap Kepolisian Resort Kab. Sampang yang tidak mengeluarkan Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) Kepolisian prihal pemberitahuan aksi demonstrasi yang disampaikan oleh Perkumpulan Dewan Mahasiswa Madura (PANDAWA MADURA).

Pasalnya surat pemberitahuan aksi yang ditujukan kepada pihak Kejaksaan Negeri Sampang itu terkait prihal Profesionalitas dalam Penanganan Beberapa Kasus KKN yang tak kunjung terselesaikan tersebut tidak mendapatkan STTP dari POLRES Sampang dengan alasan yang dinilai tidak koopratif.

Mengingat kebebasan berpendapat di muka umum baik lisan dan tulisan telah diatur dalam pasal 28 UUD 1945 dan UU No.9 tahun 1998 sehingga para peserta demonstrans memiliki legalitas dalam aksinya.

Aksi yang rencananya akan dilaksanakan hari ini, terpaksa di gagalkan. (Selasa 25/06/19)

"Kami merasa kecewa dengan sikap Kepolisian Kab. Sampang yang tidak kooperatif, kami juga menilai, ini sangat fatal dan mencederai demokrasi kita, padahal kami sudah tertib administrasi, dengan sikap kepolisian yang seperti ini membuat kami curiga jagan-jagan ada permainan" ujar Hendra Gobanx selaku korlap saat ditemui awak media.

"Jika kami tidak bisa mendapatkan STTP tersebut, maka kami akan melayangkan surat pemberitahuan aksi ke POLDA Jatim untuk langsung melakukan Demo Besar-besaran ke Kejaksaan Tinggi Jatim terkait kasus yg ada di Sampang tersebut sekaligus pelaporan ke PROPAM terkait tidak di terbitkannya STTP oleh Polres Sampang" tambahnya, kesal.

Slamet selaku intel Polres Sampang, saat dikonfirmasi melalui via telpon oleh korlap aksi mengatakan bahwasanya masih belum bisa menerbitkan STTP karena salah satu habib di Sampang akan turunkan masa tandingan dan polres akan ruwet jadinya.

"Kami masih belum bisa mengeluarkan STTP karena salah satu habib akan melakukan aksi tandingan jika aksi ini tetap di gelar, kami jadi ruwet" pungkasnya.

(25/06/19)
Share this post :

Posting Komentar