Headlines News :
Home » » Warga Tuntut Proyek Jalan Sisi Irigasi Blumbungan-Beltok Dirombak Total dan Dikerjakan Ulang

Warga Tuntut Proyek Jalan Sisi Irigasi Blumbungan-Beltok Dirombak Total dan Dikerjakan Ulang

Written By panorama pagi on Minggu, 01 April 2018 | 16.25

Lokasi pengerjaan jalan sisi irigasi disepanjang Blumbungan-Beltok
(foto: detak.com)


Pamekasan detak.com -kontraktor proyek jalan sisi irigasi Blumbungan-Beltok, Samsul yang sebelumnya menuai kecaman dari warga sekitar menyatakan pihaknya akan memperbaiki kerusakan tersebut pada hari Senin (2/4) karena saat ini proyek tersebut masih dalam masa pemeliharaan. "iya mohon maaaf sebelumnya proyek Blumbungan-Beltok masih dalam pemeliharaan, InsyaAllah senin lusa yang rusak akan segera diperbaiki dan dikerjakan kembali mas", ungkapnya melalai medsos, (31/3).

Sementara itu. Kholid, perwakilan warga yang sebelumnya menyoroti pengerjaan proyek jalan sisi irigasi Blumbungan-Beltok menyatakan, saat ini proyek tersebut memang sedang dalam masa pemeliharaan karena itu pihak rekanan  dalam hal ini kontraktor yang mengerjakan wajib memperbaikinya. Sebenarnya kerusakan ini tidak harus terjadi jika pengerjaan proyek tersebut dikerjakan dengan baik dan sesuai dengan RAB, karena kerusakan ini sudah sangat tidak wajar dan sudah berkali-kali ambruk sekalipun sudah diperbaiki, bahkan lebih ironinya lagi ada sebagian warga yang memperbaiki sendiri karena tidak kunjung diperbaiki, lebih-lebih yang bertepatan di depan rumah atau toko warga setempat, jelas masyrakat sangat terganggu. Selain itu dalam pengerjaan proyek seharusnya ada konsultan pengawas dan Konsultan tersebut harus standby di lapangan selama proyek tersebut masih dalam pengerjaan. Kerusakan sisi irigasi disepanjang jalan Blumbungan-Beltok menunjukan bahwa tidak ada komitmen dari pihak rekanan untuk memberikan hasil pekerjaan yang berkualitas sehingga bermanfaat bagi masyarakat dalam jangka waktu yang lama.
" kerusakan proyek ini kami nialai sudah sangat parah dan tidak masuk akal sekalipun jika hanya berasumsi faktor alam, bukan saja pada satu atau dua titik yang mengalami kerusakan tapi hampir disepanjang sisi irigasi jalan tersbut terdapat keretakan, dan kerusakan ini sangat tidak wajar karena dari satu bulan pekerjaan ini selesai sudah banyak yang ambruk, dan pekerjaan ini sudah berkali-kali diperbaiki tapi selalu saja ambruk. Karena itu kami akan meminta kepada pihak rekanan agar merombak total dan mengerjakan ulang proyek abal-abal tersebut, bukan sekedar menambal titik-titik yang mengalami kerusakan parah saja. Untuk itu kami juga akan meminta kepada Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang dan Pembangunan agar tidak melakukan serah terima akhir atau Final Hand Over (FHO) jika proyek tersebut masih belum dikerjakan ulang", ungkap pemuda yang saat ini masih menjadi aktivis tersebut.(1/4).

Selain itu lanjutnya, pengerjaan proyek abal-abal yang dinilai tidak berkualitas tersebut tidak menutup kemungkinan dikarenakan pengerjaannya melanggar aturan kontrak, dan untuk mengusut dugaan tersebut warga yang menyoroti proyek sisi irigasi jalan Blumbungan-Beltok tetap akan mengkawal permasalahan ini sampai ke Kejaksaan Negeri. "kami tidak main-main dan sudah berkomitmen untuk mengakawal permasalahan ini sampai ke Kejaksaan Negeri agar nantinya jika terbukti ada penyelewengan pengerjaan proyek sehingga melanggar kontrak kerja dapat diperoses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku", tambahnya.


(zain/ian)
Share this post :

Posting Komentar