Headlines News :
Home » » Aktivis Pamekasan VS DPMPTSP Bersitegang Saat Audiensi Terkait Izin Reklame

Aktivis Pamekasan VS DPMPTSP Bersitegang Saat Audiensi Terkait Izin Reklame

Written By panorama pagi on Rabu, 07 Februari 2018 | 13.44


Saat forum audiensi berlangsung, foto: detak.com

Pamekasan detak.com -Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Gerakan Tangan-tangan Revolusi (GETAR), dan Suara Pemuda Mahasiswa Pamekasan (SPMP) bersitegang dengan sejumlah pegawai di lingkungan Dinas Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Pemkab Pamekasan (07/02). Mereka terlibat adu mulut lantaran kecewa terhadap pelayanan di kantor yang melayani persoalan izin tersebut.  Apalagi,  rencana audiensi yang akan dilakukan aktivis di kantor itu,  gagal digelar karena tidak ditemui oleh Agud Mulyadi, selaku kepala DPMPTSP.

Untuk diketahui,  kedatangan aktivis GETAR bersama SPMP yang dipimpin Syafiudin atau didin, ingin mempertanyakan sejumlah persoalan terkait pemasangan papan reklame di Pamekasan.  Mulai reklame yang tidak berizin, izin kedaluarsa, maupun sejumlah reklame berizin namun pemasangannya menyalahi aturan. "Sebelum datang,  kami sudah melayangkan surat beberapa hari sebelumnya,  kok malah tidak ditemu,  kami sangat kecewa, " kesalnya.  

Insiden adu mulut dengan pegawai di kantor tersebut,  tak bisa dihindari lantaran niat audiensi yang sudah terjadwal,  gagal digelar. Pihak DPMPTSP berdalih,  surat pemberitahuan audiensi belum diterimanya.
Mengetahui hal itu, Ketua Umum GETAR, Didin LaNyala, kesal.  Menurutnya,  alasan surat belum diterima hanya alasan yang tidak masuk akal.  Sebab,  surat pemberitahuan audiensi yang dikirimnya dilengkapi dengan tembusan kepada Satpol Pp dan Bagian Keuangan Pemkab Pamekasan. 
" Kami menduga ada kesengajaan dari pihak DPMPTSP,  untuk tidak menemui kami,  ada apa dengan mereka,  jika tidak ada persoalan,  mereka pasti berani menemui kami, " ungkapnya. 

Didin menambahkan,  dalam waktu dekat pihaknya akan kembali mendatangi kantor DPMPTSP dengan massa yang lebih banyak  demi mempertanyakan pelayanan perizinan tersebut. " kami sangat kecewa, ingat kami akan demonstrasi ke kantor ini dalam waktu dekat," tandasnya.

(didin/agus/ian/zaini)

Share this post :

Posting Komentar