Legislator Asal Waru ini Kritik Pedagang Sapi Jualan Di RSUD WARU.

Pasar Sapi di 'Kamisan' deapan RSUD Waru. (foto: detak.com).

PAMEKASAN, Detak.com. - Pemandangan kurang nyaman terjadi di rumah sakit umum daerah (RSUD) waru, pada saat hari operasi pasar hewan berlangsung, kamis, karena pada hari itu pedagang dari berbagai penjuru terkadang merelokasi hewannya di sembarang tempat.

Tampak terlihat di depan RSUD banyak pedagang hewan yang berjualan melakukan transaksi jual-beli, rumah sakit yang di kepalai dr. Hendarto ini kumuh dengan pemandangan pedagang, akibatnya rumah sakit yang seharusnya dalam keadaan kondisi bersih, justru ditimang oleh kotoran hewan.

Salah seorang pedagang hewan menaruh hewan jualanya di depan RSUD yang baru dioperasikan awal tahun 2016 tersebut karena pasar hewan jalannya macet, "numpang nitiplah meski sebentar, lagian jalannya macet yang mau ke pasar hewan," pungkas Abdur salah satu pedagang hewan.

Tidak hanya itu, pedagang tersebut ternyata merasa tak bersalah dan sah-sah saja karena dari pihak rumah sakit atau yang bertugas tidak menegurnya.

Sementara itu, tanggapan sengit dari anggota DPRD Pamekasan Komisi I Andy Suparto. Legislator PPP mengatakan, bahwa pusat rumah sakit yang seharusnya menjadi pelayanan masyarakat malah di jadikan akses tempat penjualan hewan dan itu menurutnya sangat memperihatinkan.

"Ini miris sekali, kita akui bahwa masyarakat yang sakit seharusnya nyaman dengan lingkungannya, justru yang terjadi sebaliknya semrawut dengan pedagang hewan," terang sosok politisi PPP ini, di ruanga mejanya, di Jl. Kabupaten N0 107, Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Kamis (1/9/2016).

Anggota DPRD dari Dapil 3 ini menambahkan, bagaimana pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan mengambil tindakan tegas dan juga memperhatikan kondisi lapangan di RSUD dan pasar hewan agar terpisah secara signifikan, sehingga jalur akses tempat dari keduanya terpisah dan tidak semrawut.

(Marul,Abdussalam, Fadhol, Su'ie)

0 comments:

Posting Komentar