Headlines News :
Home » » Terkait Kontes Dangdut Fulgar! Perda Di Anggap Tumpul Oleh Sejumlah Aktivis Di Pamekasan

Terkait Kontes Dangdut Fulgar! Perda Di Anggap Tumpul Oleh Sejumlah Aktivis Di Pamekasan

Written By panorama pagi on Sabtu, 04 Juni 2016 | 09.02

Saat Elman angkat Bicara
(Foto: didin/detak.com)

Pamekasan, detak.com-Menjelang bulan suci ramadhan 1437 H pamekasan diramaikan dengan pertunjukan dangdut tepatnya di Stasiun
PJKA Pamekasan Madura Jawa Timur jumat (3/6/16) malam.

Hal seperti ini sangat tidak diinginkan oleh sejumlah kalangan, karena sangat tidak pantas mendekati bulan suci ramadhan malah di isi hal yang demikian, meskipun belum memasuki bulan suci, setidaknya di isi dengan yang lebih bermanfaat.

Apalagi kostum yang dipakai tersebut sangat fulgar atau transparan. Ini sangat melanggar Perda yang dibuat oleh pemerintah, karena disana sudah jelas disebutkan pertunjukan itu boleh asalkan harus mematuhi terhadap Perda, diantaranya Jam tidak boleh melebihi dari jam 10, joget tidak boleh eksutik, dan kostum tidak boleh fulgar.

Elman salah satu Activis menyebutkan bahwa Pemerintah seharusnya mengambil tindakan tegas. "Jika itu dilanggar oleh EO maka Pemerintah kabupaten pamekasan berhak mengambil tindakan tegas karena sudah melanggar Perda yang sudah dibutnya" ungkapnya.

"Masalahnya disini penegak Perda dan pemkab seakan-akan tidak mau tahu jika tadi malam ada pertunjukan yang sdah melanggar peraturan itu" tambahnya

"Pertanyaannya adalah, ketegasan itu sampai kapan akan dipatuhi, atau memang pembuatan Perda itu projek saja, setelah Perda dibuat penegak Perda dan pemkabnya tidak mau tahu, itu dipatuhi atau dilanggar, ini kan sangat lucu" pungkasnya. Pamekasan (4/6/16)

(Didin/wawan)
Share this post :

Posting Komentar