Headlines News :
Home » » "Opini" Uniknya Pendidikan Pesantren 

"Opini" Uniknya Pendidikan Pesantren 

Written By panorama pagi on Jumat, 10 Juni 2016 | 17.43

Oleh: Usiyatul Laili mahasiswi PBA STAIN PAMEKASAN

Pendidikan merupakan suatu proses di dalam menemukan transformasi baik dalam diri, maupun komunitas. Oleh sebab itu, proses pendidikan yang benar adalah membebaskan seseorang dari berbagai lingkungan, intimidasi, dan ekploitasi. 

Disinilah letak afinitas dari paidagogik, yaitu membebaskan manusia secara konfrehensif dari ikatan-ikatan yang terdapat diluar dirinya atau dikatakan sebagai sesuatu yang mengikat kebebasan seseorang.

Ketika  melihat  dari  salah  satu  aspek  tujuan pendidikan nasional sebagai mana yang tercantum dalam UU RI SISDIKNAS No. 20 Tahun 2003, tentang membentuk manusia yang berbudi pekerti luhur melalui proses pembentukan kepribadian, kemandirian dan norma-norma tentang baik dan buruk. 

Melihat fenomena yang terjadi pada saat sekarang ini banyak kalangan yang mulai melihat sistem pendidikan pesantren sebagai salah satu solusi terwujudnya produk pendidikan yang tidak saja cerdik, pandai, lihai, tetapi juga berhati mulia dan berakhlakul karimah. Hal tersebut dapat dimengerti karena pesantren memiliki karakteristik yang memungkinkan tercapainya tujuan dimaksud.

Dikatakan unik, karena pesantren memiliki karakteristik tersendiri yang khas yang hingga saat ini menunjukkan kemampuannya yang cemerlang melewati berbagai episode zaman dengan kemajemukan   masalah   yang   dihadapinya.   Bahkan   dalam   perjalanan   sejarahnya,   Ia   telah memberikan andil yang sangat besar dalam ikut serta mencerdaskan kehidupan Bangsa dan memberikan pencerahan terhadap masyarakat.

Oleh sebab itu, tidak berlebihan kiranya bila pakar pendidikan sekelas Ki Hajar Dewantoro dan Dr. Soetomo pernah mencita-citakan model sistem pendidikan pesantren sebagai model pendidikan Nasional. 

Bagi mereka model pendidikan pesantren merupakan kreasi cerdas budaya Indonesia yang berkarakter dan patut untuk terus dipertahankan dan dikembangkan.

(Usy)
Share this post :

Posting Komentar