Headlines News :
Home » » "OPINI" Budaya Membaca Sebagai Secret Weapon masa Kini

"OPINI" Budaya Membaca Sebagai Secret Weapon masa Kini

Written By Unknown on Kamis, 26 Mei 2016 | 11.51

Oleh: achmad Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab STAIN Pamekasan

Sebagai remaja Islam, seharusnya lebih mengetahui terhadap keadaan Islam masa kini yang sangat lemah sekali, di bandingkan islam masa dahulu baik dari segi budaya, pengetahuan, ataupun hal lain yang berkaitan dengan agama. 

Dan mayoritas hal itu terjadi dikarenakan mengabaikan senjata yang dimiliki umat Islam serta penjajahan kebudayaan Islam oleh para orientalis untuk mengubah meanset atau daya berfikir umat Islam itu sendiri yang tujuannya tidaklah lain yaitu untuk menghancurkan umat Islam, akan tetapi Senjata yang dimaksud dalam hal ini bukanlah senjata tajam, melainkan suatu metode yang allah berikan kepada Nabi Muhammad saw. 

Dalam wahyu pertama yang diturunkan kepadanya yaitu "Iqro'" lebih tepatnya yaitu "Budaya Membaca".Kalau kita mengkaji lebih dalam tentang membaca, seharusnya kita sebagai seorang muslim harus menyadari bahwasanya membaca itu merupakan senjata yang sangat ampuh yang dimiliki orang islam terutama remaja muslim sebagai penerus perjuangan. 

Hal itu dibuktikan dengan wahyu yang pertama kali diturunkan oleh allah kepada Nabi Muhammad saw.Yang berbunyi :إقرأ باسم ربك اللذي خلقArtinya :"Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan, (QS Al-Alaq :1).

Akan tetapi tanpa disadari oleh orang Islam pada umumnya senjata tersebut kini sedikit demi sedikit telah dirampas oleh orang-orang barat, remaja non islam, serta para Orientalis sehingga kemajuan orang barat dari segi keilmuan semakin pesat, melayang tinggi bahkan mengalahkan remaja-remaja islam, ketika melihat sejarah tentang kemajuan umat Islam pada masa dahulu, yakni pada masa para Sahabat dan Tabi'in. Yang mana mereka telah menjadikan metode tersebut sebagai ujung tombak umat Islam dengan menjadikan Al-qur'an sebagai pusakanya. 

Maka mereka mampu mengaplikasikan budaya membaca tersebut dalam kesehariannya sehingga dengan membaca, mereka dapat menuangkan isi fikirannya ke dalam bentuk lisan maupun tulisan, yakni mengajarkan kepada anak-anak muslim sebagai penerus masa depan sehingga lahirlah para Ulama-ulamaus Sholeh. 

Serta membukukannya sebagai pegangan dan petunjuk baginya. Dan juga di jadikan untuk melawan serangan dari non muslim yang bertujuan untuk melindungi serta menyelamatkan umat islam dari berbagai tipu daya muslihat nonmuslim.

Membaca adalah suatu proses yang dilakukan oleh seorang pembaca guna untuk mendapatkan pesan dariseorang penulis melalui bahasa tulis.

Karena dengan membaca bisa mendapatkan suatu berita, menambah wawasan, Membaca identik dengan penambahan ilmu pengetahuan yang masih belum diketahui.. Dan dengan membaca, bisa menjelajahi duniaKetika dihadapkan dengan persoalan membaca, sangatlah minim sekali minat membaca kaum remaja baik di kalangan pelajar ataupun mahasiswa di Indonesia terhadap buku-buku klasik ataupun kontemporer maka seakan akan membaca merupakan hal yang sangat berat, sulit untuk kita lakukan, serta mengaplikasikannya bahkan sulit sekali untuk menjadikannya hobbi atau kesenangan dalam kehidupannya. 

Karena membaca masih belum mendarah daging dalam kehidupannya serta masih belum merasakan hikmah di balik budaya membaca itu sendiri.

Sebenarnya dengan banyak membaca, dapat menjadikan seseorang mudah dalam menulis, danberkarya, akan tetapi rasa takut untuk melakukan kesalahan dalam menulis membuat seseorang menghindar bahkan menjauh dari budaya membaca dan menulis, dikarenakan rasa yang selalu menghantui akan kesalahannya ketika menuangkan semua isi pemikirannya dalam bentuk tulisan serta kebingungan untuk memulainya ketika berkeinginan menulis. Dan jika rasa tersebut bisa dikalahkan dengan semangat juang serta keinginan yang tinggi terhadap penambahan ilmu pengetahuan dengan bacaan, maka di sadari atau tidak remaja Islam tersebut akan mampu membawa umat muslimin ke arah yang lebih baik. Serta bisa menangani serangan serangan ketat dari non muslim.

Dalam tulisan ini penulis sangat mengharapkan bagaimana kita sebagai remaja muslim, penerus perjuangan dalam menyebarkan agama islam serta berkewajiban mendakwahkan Agama Islam sampai ke ujung dunia tidak mengabaikan serta meninggalkan budaya membaca serta menulis karena membaca sangatlah penting bagi kaum muslimin terutama remaja muslim untuk mengetahui,  mengkaji, memperdalam, serta menelusuri seluk beluk dunia. 

Maka dari itu jelajahilah dunia ini dengan budaya membaca. Jangan membiarkan budaya membaca umat islam diambil alih oleh non muslim.

(achmad.com)
Share this post :

Posting Komentar