Headlines News :
Home » » Hati-Hati Gendam! Bidan Menjadi Korban

Hati-Hati Gendam! Bidan Menjadi Korban

Written By Unknown on Jumat, 27 Mei 2016 | 09.18

Yuliana Syafitri saat di temui Reporter
(Fot: didin/detak.com)

Sampang, detak.com -Lagi-lagi terjadi penipuan terhadap Yuliana syafitri (22) salah satu Bidan yang magang di Puskesmas Pembantu (PUSTU) Kecamatan Tanjung Kabupaten Sampang. 

Diduga penipuan tersebut menggunakan hipnotis (Gendam) terhadap Yuliana sehingga ia menerima barang yang di tawarkan pelaku terhadap korban dengan harga yang tidak sesuai dengan barang yang di belinya.

Keterangan dari korban terhadap detak.com bahwa menjelaskan kronologis kejadian tersebut sekitar pukul 08.30 WIB Kamis 26 Mei 2016, ketika korban sedang menunggu temannya di depan PUSTU, tiba-tiba didatangi salah seorang laki-laki yang belum sempat ia kenal dan menawarkan madu kepada korban, waktu itu korban dalam keadaan tidak sadar ketika ada seseorang yang menawarkan madu, ia langsung membelinya seharga Rp 1 juta, Ia sadar ketika si penjual tersebut sudah pergi dan kaget ketika yang di belinya itu bukan madu, ternyata gula yang di kemas persis dengan madu. 

"Saya di suruh membeli madu seharga Rp 1 juta, ternyata saya langsung memberikanya tanpa bicara, barang yang di berikan itu berbentuk Madu, tapi setelah orang itu pergi hanya gula yang di bungkus persis Madu" ungkapnya.

Yuli yang bekerja sebagai Bidan Pembantu itu juga menambahkan bahwa dirinya lupa akan ciri-ciri penipu tersebut sehingga hal itu menyulitkan temanya untuk mendeteksi orang jahat itu. "Saya tidak ingat sama sekali terhadap ciri-ciri orangnya pak, sehingga sulit untuk mengenali untungnya tadi saya hanya ngambil Rp 1 Juta di ATM, seandainya di ambil semua mungkin sudah ludes di kasih semua pak" ungkap lagi sambil menangis.

"Sudah lah lagian ini sudah terjadi, dan ini menjadi pembelajaran kedepannya untuk berhati-hati kalau bertemu orang asing dan yang mencurigakan, baik saya peribadi maupun oranglain". Pungkasnya.

Menuju bulan puasa di harapkan kepada seluruh Warga Madura agar selalau berhati-hati agar tidak terjadi lagi kejadian yang serupa.

(Didin/wawan)
Share this post :

Posting Komentar