Surat 'Demisioner' DPP HKTI Jawa Timur Disoal!

Surat 'Demisioner' DPP HKTI Jatim oleh DPN HKTI (foto: detak.com.).

SURABAYA, Detak.com.

Meskipun Dewan Pengurus Provinsi (DPP) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Jawa Timur dinyatakan 'Demisioner' oleh Dewan Pengurus Nasional (DPN) HKTI, namun Dewan Pengurus Kabupaten/Kota (DPK)HKTI Se-Jawa Timur telah aklamasi untuk memimilih DRS Kadar Oesmadi untuk memimpin HKTI Jatim untuk Periode 2016-2021 dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) ke-VIII di hotel de'Wahyu Batu Malang tanggal 30-31 April lalu.

Tetap diberlangsungnya Musprov oleh 38 DPK HKTI se-Jatim tersebut, karena peserta Musprov menganggap bahwa surat 'demisioner' DPP HKTI masih disangsikan kebenaran dan keasliannya. "Untuk hal tersebut, kami menganggap bahwa surat DPN HKTI yang mendemisionerkan DPP HKTI Jatim dengan ketuanya bapak Kadar Oesmadi kami anggap tidak ada karena banyaknya alasan dan faktor" kata M.Alfian, ketua DPK HKTI Kabupaten Pamekasan.

Menurut Alfian, seharusnya alasan-alasan logis organisitatoris harus dijadikan alasan utama untuk melakukan 'demisionerisasi' terhadap kepengurusan organisasi. "Apalagi surat DPN tersebut juga tidak disampaikan kepada Kabupaten/kota sebagai pemberitahuan. Ini kan kayaknya ada orang yang main" ujarnya menganalisa.

"Harus menggunakan AD/ART organisasi yang telah baku untuk melakukan teguran. Baik teguran yang sifatnya ringan maupun teguran yang sifatnya keras" tambahnya.

Ditempat terpisah, wakil Ketua DPP HKTI Jatim Syaiful Asy'ari, SH. MH sangat menyesalkan terhadap surat 'demisoner' DPN HKTI pusat bertanggal 28 Maret tersebut. Menurutnya, terpilihnya Mahyudin sebagai Ketua Umum DPN HKTI adalah merupakan jerih payah yang dilakukan oleh DPP Jatim dan DPK HKTI se-Jawa Timur untuk memimpin HKTI agar lebih baik dari sebelumnya baik sebagai organisasi utamanya mamfaat bagi insan Tani Nasional.

"Makanya ketika ada surat 'demisioer' tersebut kami sangat menyayangkan. Dan sampai sekarang kami masih hosnuddzon / baik sangka untuk DPN HKTI, bahwa surat tersebut bukan asli dari DPN yang ditandatangani oleh bapak Mahyudin sebagai Ketum dan Irjend Erwin sebagai Sekum DPN HKTI"

"Makanya untuk menghindari fitnah dan lain-lain, untuk selanjutnya karena pak Kadar Oesmadi sudah dipilih lagi secara aklamasi untuk memimpin HKTI Jatim periode 2016-2021, kami akan segera ke jakarta menemui ketum untuk menyampaikan terhadap apa yang terjadi bdi bawah sekaligus membawa aspirasi teman-teman pengurus DPK hKTI kota/Kabupaten" tegas pria yang juga berprofesi sebagai Advokat ini.

"Jadi tentang surat 'demisioner' tersebut kami DPP HKTI Jatim akan melakukan komunikasi dengan DPN HKTI pusat. Dan berharap DPN HKTI tidak mengecewakan upaya-upaya termasuk hasil pemilihan secara aklamasi yang sudah dilakukan oleh DPK HKTI Kabupaten/kota terkait dengan Musprov yang menghasilkan pemilihan Ketua DPP Jatim untuk periode 2016-2021" kata Syaiful.

"Artinya, kami hanya ingin menyampaikan kepada Pusat (DPN) apa yang terjadi diarus bawah. Dan sekali lagi mudah-mudahan DPN HKTI berfikir bijak terhadap permasalahan ini" tutup Syaiful.

(zaini/det/yan)

0 comments:

Posting Komentar