Sidang Kasus Rois. Saksi Polisi Pastikan Barbuk Bukan Milik Rois dkk.

Tiga saksi Verbalisant saat dihadirkan di persidangan kemarin. (foto: detak.com).

PAMEKASAN, Detak.com. - Sidang lanjutan kasus dugaan penggunaan Narkotika jenis Shabu-shabu atas Terdakwa, Moh Rois, Samsidin dan Moh. Sholeh di PN Pamekasan kemarin, Selasa (12/4/2016) menghadirkan saksi verbalisant dari penyidik Polres pamekasan.

Ketiga saksi diantaranya, Dadang Mulyawan, Hendri Hidayatullah, SH serta rekannya Wahyudi, SH . Mereka menjelaskan kronologis pembuatan BAP (berita Acara pemeriksaan) yang sempat ditolak di persidangan sebelumnya oleh tiga Terdakwa tersebut.

"Semua pembuatan BAP sudah sesuai prosedur UU yakni berlandaskan pada UU No. 8 tahun 1981 tentang hukum Acara Pidana dan UU No 35 tahun 1999 tentang Narkotika" jelas saksi Hendra.

Hendra menjelaskan panjang lebar terkait dengan penyidikan pada saat mereka para Tersangka pada saat itu ditangkap di desa Jembringin Kecamatan Proppo Kabupaten Pamekasan.

"Siap!, terkait dengan BAP tersebut adalah merupakan jawaban yang diajwab oleh semua tersangka pada saat itu. Dan penandatanganannya tidak ada pemaksaan atau intimidasi yang mulya" sahut Dadang menempali temannya.

"Jadi semuanya sudah prosedural" jelasnya.

Kuasa Hukum Terdakwa dari Pos Bantuan Hukum Advokat Indonesia (Posbakumadin) Kabupaten pamekasan, M.Alfian, SH menanyakan terhadap Barang Bukti (Barbuk) yang disita dan diamankan oleh Kepolisian pada saat itu apakah ada kaitannya dengan dengan ketiga Terakwa tersebut? "Siap!. Kami pastikan bahwa barang bukti (BB) tersebut adalah milik Jumari yang sekarang jadi DPO (Daftar Pencarian orang)" jawab Hendra.

Jadi Barang Bukti bukan atau tidak ada kaitannya dengan ketiga Terdakwa? Timpal Alfian. "Siap!. Semua BB adalah milik Jumari" tegas Polisi muda tersebut.

"Lalu kenapa ketiga terdakwa itu tetap ditangkap dan ditahan sementara Barbuk bukan milik mereka?" cecar Alfian.

"Itu pimpinan yang tahu (Kasat Narkoba). Kami cuma penyidik Pembantu. Pimpinan yang lebih tahu. Siap!" tandasnya.

(zaini/yan)

0 comments:

Posting Komentar