Bahaya! Penjemuran Gabah Padi Di Jalan


Gabah yang di anggap membahayakan penumpang
(Foto :zaini/detak.com)

Pamekasan, detak.com.

Inilah salah satu kebiasaan buruk warga Desa Palalang Kecamatan Pakong Kabupaten Pamekasan, setiap kali menjemur gabah agar gabah tersebut cepat kering maka jalan yang di jadikan tempat menjemur gabah, padahal ha itu sangat mengganggu terhadap keamanan pengendara dan juga merusak lingkungan.

Detak.com mengklarifikasi hal itu kepada salah satu pemilik gabah Mat Seli di Desa Palalang Kecamatan Pakong pada Rabu (13/04/2016) dan ia mengaku hal itu di lakukan agar gabah yang di jemur tersebut cepat kering. "Kami biasa melakukan hal ini setiap musim padi, dan itu di lakukan di samping tidak mengotori rumah kami, juga lebih cepat keringnya dari pada di jemur di halaman rumah kami, maka terpaksa kami menjemurnya di jalan". Ujar Mat Seli 

Namun meskipun demikian, tidak semua pengendara pro terhadap apa yang di lakukan masyarakat tersebut.

Ditemui salah satu korban yang mengaku pernah jatuh dari kendaraanya akibat gabah yang licin, Salamet salah satu warga Batu Ampar Kecamatan Luk-guluk Kabupaten Sumenep yang mengaku salah satu. "Saya hampir mati sekitar dua minggu yang lalu akibat terpeleset karena gabah yang di jemur sembarangan" papar Salamet kepada detak.com Senin (11/04/2016)

Dan hal ini perlu ada perhatian khusus dari pihak terkait agar penjemuran gabah ini tidak agi di lakukan di jalan, karena di samping membahayakan pengendara juga dapat merusak pemandangan, dan membuat jalanan kumuh dan kotor.

(Zaini/yan/soleh)

Terkirim dari Samsung Mobile

0 comments:

Posting Komentar