Headlines News :
Home » » Akibat Mahalnya Begicot, Salah Satu Warga Mengalami Inzomnia

Akibat Mahalnya Begicot, Salah Satu Warga Mengalami Inzomnia

Written By panorama pagi on Selasa, 19 April 2016 | 10.59

Begicot Yang Berhasil Di Kumpulkan Zainal Arifin
(Foto: zaini/detak.com)

Pamekasan, detak.com.

Begicot merupakan salah satu hewan yang saat ini di jadikan bahan untuk menghasilkan uang oleh Zainal Arifin warga Dusun waduk Desa Ambender Kecamatan Pegantenan Kabupaten pamekasan.

Harga Begicot juga lumayan mahal per Kg nya yaitu bisa mencapai Rp 2.500 bahkan sampai Rp 3.000.

Hal ini di sampaikan oleh salah satu pemburu Begicot, zainal di saat di temui detak.com sedang mengumpulkan Begicot di salah satu rawa-rawa di Dusun Tajuk Desa Palesanggar Kecamatan  Pegantenan."Saya menjual Begicot kepada pembeli sebesar Rp 2.500 sampai 3.000 per Kg nya". Paparnya kepada detak.com senin (18/04/2016) pukul 23.00.

Meskipun waktu pemburuan di lakukan di waktu malam namun pemburu Begicot ini merasa senang mengingat penghasilan  minimal yang di dapat setiap malam sebesar Rp 300.000 sehingga lelah dan letihpun tidak terasa hingga pertengahan malam, bahkan sampai mengalami penyakit Inzomnia."Meskipun sampai tengah malampun saya tetap merasa asyik dan saya malas tidur karena penghasilanya juga lumayan yaitu Rp 300.000 minimal setiap malam" tambahnya.

Salah satu pedagang juga menjelaskan kepada detak.com bahwa Begicot sangat mudah dan gampang untuk di cari dan di kumpulkan."Sangat gampang untuk mengumpulkan Begicot, biasanya terdapat di batang pohon Pisang, Bawang goreng, dan rawa-rawa". Papar Muhammad salah satu pedagang Begicot.

(Zaini/yan/bagas)


Terkirim dari Samsung Mobile
Share this post :

Posting Komentar