Kerapan Kelinci Merupakan Budaya Baru Terpopuler Di Pamekasan

Saat Kelinci Di Persiapkan Di Lapangan Untuk Di Kerap
(Foto: zain/detak.com)

Pamekasan, detak.com.

Kerap Kelinci merupakan salah satu budaya baru di Pamekasan yang sangat populer saat ini, selain kerapan Sapi ternyata di pamekasan juga nempunyai ciri khas upaya meningkatkan persatuan dan kesatuan Masyarakat Pamekasan khususnya. Tidaklah jauh berbeda dengan kerapan sapi, kerapan kelinci juga di selenggarakan untuk mencari kelinci yang sangat cepat larinya.

Salah satu contoh ajang kerapan kelinci yang di selenggarakan oleh H. Abdullah di Aeng Odik Pegantenan Pamekasan pada hari Minggu 27 maret 2016, ajang ini dalam rangka untuk mengeratkan persatuan dan kesatuan warga di Pamekasan. "Tujuan saya mengadakan lomba ini untuk mempererat silaturrahmi antar masyarakat saja" paparnya kepada detak.com.

H. Abdullah juga menyatakan untuk menunjukkan bahwa Pamekasan merupakan penduduk yang kaya akan budaya. "Dan ini di lakukan untuk menunjukkan perbedaan antara Pamekasan dengan yang lain" tambhnya.

Masyarakat sepertinya Asyik menyaksikan ajang tersebut dan para pemilik kelincipun juga sangat banyak sekali, mereka berlomba-lomba dalam melakoni ajang kelinci untuk mendapatkan hadiah. "Saya jauh-jauh datang dari Pakong untuk mengikuti perlombaan ini, disamping untuk menunjukan kecepatan kelinci saya, saya juga ingin nendapatkan juara satu" ujar Mat Hari salah satu peserta lomba dari Kecamatan Pakong.

Ajang itu di ikuti dari berbagai Kecamatan di Pamekasan, seperti Pakong, Tanjung, Bujur, Batu Marmar, Batu Bintang, Proppo, Larangan Luar, dan lain sebagainya. Berbagai hadiah juga di berikan kepada pemenang mulai dari TV, Kulkas, Kipas Angin, Kambing dan berbagai hadiah yang lain.

Dan cara untuk membuat kelinci berlari cepat adalah dengan cara meletakkan jepitan di punggungnya dan jepitan tersebut di beri alat yang berbunyi seperti Plastik dan sebagainya.

(zain/irul/yat)

0 comments:

Posting Komentar