Warga Pamekasan Ramai-ramai Kutuk Bom Sarinah!

Madura, Detak.com.

Serangan teror yang dilakukan oleh terduga anggota ISIS di tempat keramaian masyarakat, Sarinah, Jakarta Kemarin membuat warga masyarakat ramai-ramai mengutuk keras atas kejadian tersebut.

Kejadian mencekam yang menewaskan hingga 7 orang termasuk 5 terduga anggota ISIS tersebut membuat warga Pamekasan berang. Warga menilai bahwa yang dilakukan oleh teroris tersebut adalah tindakan pengecut yang tidak bertanggung jawab.

"Itu (rangkaian di Sarinah) merupakan tindakan pengecut yang dilakukan oleh orang yang sok sangat faham terhadap ajaran Agama Islam" kata Martoyan, 58 tahun warga desa Jalmak Pamekasan.

Bapak 4 cucu ini menilai, bahwa di semua agama tidak ada perintah untuk saling membunuh, walaupun itu dianggap kafir. "Nah, yang dilakukan oleh mereka (teroris) sudah diluar hukum agama Islam. Di Agama manapun tidak ada yang membunuh orang. Meski orang itu bukan seagama dengan kita" tambah Martoyan.

Senada disampaikan oleh Marul. Jurnalis disalah satu media Online Nasional berpendapat, bahwa gerakan teror yang dilakukan oleh teroris jangan sampai membuat masyarakat terlalu ketakutan. "Kita percaya kepada aparat keamanan. Selain polisi ada juga TNI yang siap mengamankan situasi. Cuma sebagai warga kita harus waspada" tegas Marul.

Terkait kejadian tersebut, Marul menganalisa hanya sebagai kelompok kecil yang mau membuat situasi di Indonesia tidak dipercaya oleh masyarakat Internasional.

"Padahal Indonesia sudah pernah mengalami hal serupa. Dan Indonesia masih dipercaya sebagai negara tujuan atau destinasi pelancong Internasional. Kita tahu tahun 2002 di Bali ada pengeboman yang lebih dahsyat dari yang kemarin. Tapi Indonesia bisa melewati pasa tersebut"

"Artinya, Indonesia sudah pengalaman mengatasi hal teror tersebut"

"Untuk itu, kami meminta kepada Aparat Kepolisian dan TNI saling bekerja sama untuk menumpas segala bentuk teror. Jadi masyarakat merasa aman dan damai" analisa Marul.

(dus/rul/su'ie)

0 comments:

Posting Komentar