Pantura Terus disatroni Maling Hewan. Polisi: Masyarakat Harus waspada!

Subaidi bersama wartawan Detak.com. (foto: marul/detak.com).

Pamekasan, Detak.com.

Maraknya aksi pencurian hewan (Curwan) di Kabupaten Pamekasan kembali terjadi. Kali ini di kawasan Pantura telah menimpa terhadap Subaidi. Tak tanggung-tanggung sapi peliharaannya 2 ekor disanggong maling.

Korban yang sehari-hari hanya sebagai buruh tani ini masih sedikit beruntung karena 2 ekor Sapi yang hilang, satu diantaranya ditinggalkan oleh maling begitu saja didaerah sekitar.

Subaidi yang berasal dari dusun Sumber sere desa Tlontoh ares Kecamatan Waru ini sangat terpukul atas kejadian tersebut. Dia berharap aparat kepolisian segera menangkap pelakunya. " karena ini (sapi) ini adalah harta satu-satunya yang dimiliki kami, maka kami sangat terpukul. Dan Saya berharap polisi segera menangkap pelakunya (maling)" kata Subaidi yang ditemui dirumahnya, Kamis (07/01/2015).

Pria ini menuturkan bahwa maling sangat lihai dalam melakukan aksinya. Pasalnya, selain semalaman dia biasa tidak tidur untuk jaga-jaga karena maraknya pencurian hewan juga dia masih masih bisa melihat sapinya dan memberikan makan sekitar jam 2 dini hari.

"Kejadiannya sekitar jam 4 dini hari tadi" lirih subaidi.

Keresahan tidak hanya dirasakan oleh korban subaidi. Dua tetangganya, yakni Abdullah dan ahmad sidik juga demikian.

Kejadian tersebut dinilai sangat meresahkan warga. Apalagi warga dusun Sumber Sere yang tak lain adalah tempat kejadian perkara curwan tersebut rata-rata masyarakatnya hanya petani yang setiap harinya sebagai petani biasa sambil ternak sapi secara tradisional.

"Makanya ketika kehilangan seperti pak Subaidi ini kami sangat resah. Maklum kami tergantung dari hasil tani dan ternak. Pokoknya aparat kepolisian harus segera menangkap pelakunya. Takutnya massa akan melakukan cara hukum sendiri" kata Abdullah.

Sementara itu, Kapolsek Waru, AKP Junaidi sangat menyayangkan atas kejadian ini. Dihimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan jika terjadi pencurian seperti itu dihimbau untuk tidak melakukan tindakan main hakim sendiri" tegas H.junaidi.

Dirinya dan seluruh jajarannya akan melakukan upaya-upaya agar malingnya atau pelaku pencurian tersebut segera bisa ditangkap.

(det/marul)

0 comments:

Posting Komentar