Akibat Hujan Deras, 1 Warga Sumber Waru Tewas Terseret Air Bah!

Almarhum Rusdi saat dimandikan. (foto: Marul/detak.com).

Pamekasan, detak.com.

Hujan yang sangat deras di wilayah Pantura Pamekasan Jumat Kemarin (8/01/2015) menewaskan 1 korban akibat terseret air bah bawaan hujan sepanjang sungai Sumber Waru Kecamatan Waru -Bujur Timur Kecamatan Batu Marmar.

Korban Bernama Rusdi (50) ini menghembuskan nafas terakhirnya ketika dinyatakan hilang oleh keluarganya sejak pukul 16.00 Wib sore kemarin. Jenazah suami dari Marsiah ini baru ditemukan sekitar pukul 21.30 Wib di wilayah Desa Bujur timur.

"Suami saya pamit ke talon (sawah/ladang) sekitar jam 4 sore setelah ashar" kata Marsiah kepada detak.com, Jumat (8/1/2015).

Marsiah menuturkan, kejadiannya adalah ketika suaminya datang dari masjid setelah sholat jum'at pamit untuk mencangkul ke ladang yang tidak begitu jauh dari rumahnya. Namun hingga sore menjelang, suaminya tidak kunjung datang.

Curiga dengan derasnya hujan yang mengguyur desanya, wanita asal dusun Paolaseng ini menyangka bahwa suaminya terseret air bah (be'e) sungai yang ada disekitar ladang garapannya.

Untuk memastikan bahwa Rusdi terbawa arus sungai, warga berinisiatif membuka kran Dam sungai sumber Waru. Meski tidak diketahui didaerah dekatnya, tapi ternyata jenazah Rusdi ditemukan didaerah yang cukup jauh, yakni di desa Bujur timur yang jauhnya mencapai sekitar 10 Kilo meter.

"Tidak disangka, ternyata suami saya memang terseret air itu.dan suami saya baru ketemu di desa Bujur timur sekitar jam 9.30 malem." lirihnya.

Pantauan detak.com, keluarga Rusdi, utamanya Marsiah sebagai isteri tercinta sangat terpukul dengan kejadian ini.

(det/marul/su'ie)

0 comments:

Posting Komentar