Duh Hancurnya proyek 'Malam Hari', Diduga anggota dewan Pelaksananya!

Salah satu pembangunan Plengsengan jalan di dusun Tlangi 1. (foto: alam/detak.com).

Meski sering disorot, pengerjaan proyek infrastruktur di wilayah Pantura Pamekasan semakin tak jelas hasilnya. Baru-baru ini masyarakat dusun Tlangih 1 desa waru Barat kecamatan Waru menemukan proyek yang dinilai sangat tidak masuk diakal.

Proyek berupa plengsengan jalan tersebut memanjang di dusun tlangi 1.  Anehnya pengerjaan proyek itu diduga dikerjakan malam hari untuk menghindari pengawasan masyarakat secara langsung. Lebih mengernyitkan dahi, bahwa proyek yang diperkirakan menghabiskan dana Puluhan juta rupiah tersebut informasinya dikerjakan oleh Oknum anggota dewan DPRD II Kabupaten Pamekasan.

" proyek tersebut dikerjakan pada malam hari sekitar 1 bulan yang lalu. Informasinya Pak AS (inesial) " ujar warga kampung Tlangih 1, Syaifuddin kepada detak.com.

Dia menduga bahwa pengerjaan proyek dimalam hari tersebut untuk menghindari pengawasan masyarakat. "Buktinya, ini baru satu bulan sudah hancur berantakan" kritik Syaifuddin.

"Kami meminta pelaksana proyek tersebut diusut siapapun orangnya. Meski anggota dewan sekalipun" tambahnya.

Kebenaran proyek tersebut diduga dikerjakan oleh salah satu anggota DPRD II Pamekasan berinisial AS, namun dibantah oleh Supriyadi. Menurut Yadi, panggilan akrabnya, bahwa proyek tersebut adalah dia yang mengerjakan dan dia yang harus bertanggung jawab.

Tidak tahu apa maksud Yadi pasang badan terhadap pelaksanaan proyek tersebut. Padahal jika pengerjaan proyek tersebut tidak sesuai bestek berpotensi melanggar hukum. Dan tentu saja Yadi sebagai pelaksana sebagai orang yang bertanggung jawab terhadap rusaknya proyek dimaksud utamanya jika bermaslah dengan hukum.

(dus/yan/red)


0 comments:

Posting Komentar