Dugaan Ijazah Palsu Mustafa terus dilidik Polres Sampang.

Penyerahan SP2HP Oleh KBO Resrim Polres Sampang Kepada Penmagacara M.Alfian. (foto: dokumentasi Polres Sampang/detak.com).

Sampang, Detak.com.

Dugaan penggunaan Ijazah Palsu yang digunakan sebagai syarat Calon Kepala desa (Cakades) oleh Mustafa, calon terpilih desa Tobai Tengah Kecamatan Sokobanah terus akan dilidik oleh Tim Reserse dan Kriminal Polres Sampang yang diketuai oleh KBO Reskrim, IPTU Iwan Kusdiyanto, SH.

"Tim Reskrim tetap akan melakukan penyelidikan terhadap dugaan penggunaan ijazah Palsu oleh terlapor Mustofa tersebut" kata Polisi dengan register NRP 68120228 tersebut.

Diantaranya hasil penyelikan yang diperoleh oleh timnya adalah terkait dengan absensi dan raport yang dimiliki oleh Mustofa ketika sebagai siswa di tempat belajar mengajar (TBM) Taman Bunga yang ada di desa Kacok Kecamatan Palengaan Kabupaten Pamekasan.

Menurutnya, langkah-langkah yang dilakukan jajarannya untuk pulbaket (pengumpulan bahan dan keterangan) terhadap laporan yang dilaporkan oleh Hj. Marina yang dikuasakan kepada penagacarnya, M. Alfian bebarap waktu lalu sudah tepat. Yakbi dimulai dari sekolah yang mengeluarkan ijazah paket B tersebut.

"Makanya nanti setelah bahan-bahan sudah dianggap lengkap maka nantinya akan kita gekar termasuk mendatangkan pengadu dan pengacaranya. Dan kami pastikan bahwa proses tetap lanjut" kata Iwan menjelaskan di ruangannya, Polres Sampang, Jum'at (18/12/2015).

"Bisa jadi akan segera ditingkatkan ke proses penyidikan" tambah Perwira yang selalu tampil bersahaja ini.

Diwaktu yang sama, Pengacara Hj.Marina, M.Alfian mengatakan, sangat. Mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Tim Polres Sampang.

"Kami sebagai Pelapor tetap mendukung semua yang dilakukan maupun akan dilakukan oleh penyidik polres Sampang. Dan mudah-mudahan segera mendapatkan titik terang" tegas Alfian.

Titik terang yang dimaksud menurut Alfian, laporannya akan segera ditingkatkan menjadi penyidikan.

"Kalau sudah ditingkatkan menjadi penyidikan, maka secara otomatis bisa menentukan tersangka Polres Sampang. Cuma saya tetap mengedepankan praduga tidak bersalah. Namun kalau sudah bukti-bukti dianggap cukup oleh Tim Penyidik polres Sampang maka segera untuk ditingkatkan sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku" tutup Alfian.

(dus/det/har)

0 comments:

Posting Komentar