Sengketa Pilkades banjar Billah, Hari ini PTUN Surabaya Tunjuk Panitera Pengganti.

Calon Kades Pemohon/penggugat, H.Sukur (berpeci) bersama ketua DPD Garuda RI Pamekasan, (foto/detak.com).

Sampang, detak.com.

Jika ada aral yang melintang, maka hari ini, Rabu tanggal 18 November 2015 Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Surabaya akan menggelar rapat untuk menentukan Panitera Pengganti guna mempercepat proses gugatan Tata Usaha Negara (TUN) yang dilakukan salah satu calon kades Desa Banjar Billah, Tambelangan, Sampang terhadap keputusan Ketua P2KD (Panitia Pemilihan Kepala Desa) Desa Banjar Boillah.

Hal itu disampaikan oleh, Hendriyanto, SH, MH selaku Panitera PTUN Surabaya, Selasa (17/11/15).

"InsyaAllah besok, Rabu tanggal 18 November 2015 kami akan rapat untuk menentukan Panitera Pengganti untuk sidang perdana gugatan PTUN yang dilakuna oleh Saudara Sukur melalui pengacaranya, M. Alfian Cs" ujar Hendri melalui ponselnya.

"Jika tidak ada halangan maka dalam waktu dekat akan segera melakukan sidang terhadap objek Gugatan yang sudah diterima oleh kami beberapa waktu lalu" jelas Hendri.

Semua Persyaratan, kata Hendri, sudah dipenuhi oleh Penasehat Hukum penggugat yang berjumlah 4 orang.

Dihubungi terpisah, M. Alfian selaku PH (Penasehat Hukum) membenarkan terhadap apa yang disampaikan PTUN melalui Panitera PTUN. Dia menjelaskan bahwa proses TUN akan bisa menjelaskan kepada Publik apakah proses Pilkades di desa Banjar Billah utamanya terkait dengan perhitungan suara apa sesuai dengan prosedur apa tidak.

"Dan kami meminta kepada semua pihak untuk menunggu proses ini (PTUN) dan tidak melakukan tahapan selanjutnya yakni pelantikannya. Karena kami yakin bahwa gugatan kami akan dikabulkan oleh Majelis Hakim PTUN Surabaya" kata Alfian.

"Dan informasi yang kami dapat, sesuai dengan surat yang sudah kami sampaikan kepada BPD Desa banjar Billah bahwa ketua BPD Banjar Billah belum melakukan penandatangan terhadap permohonan pengesahan dan Permohonan Pelantikan terhadap Calon kepala desa yang dinyatakan terbanyak perolehan suaranya" Ujar pengacara kelahiran Sampang ini.

"Makanya kami yakin, untuk pelantikan tidak akan segera dilakukan oleh Bupati hingga adanya keputusan dari Pengadilan yang sifatnya Incrach dan mengikat" jelas Alfian. (lam/gus/yan)

0 comments:

Posting Komentar