Dokter-Apotek Dinilai Resahkan Masyarakat.

Pamekasan, detak.com.

Profesi dokter yang dianggap mulya utamanya dalam hal melayani masyarakat yang mempunyai keluhan terhadap penyakit mendapat kritikan dari masyarakat. Dokter dinilai kongkalikong dengan beberapa Apotek (Toko Obat) sehingga tebusan obat melonjak hingga hingga dianggap meresahkan masyarakat.

"Sebagian dokter banyak melakukan profesi kedokteran tidak sesuai dengan sumpahnya" Kata Syarif, warga Nyalaran- Pamekasan.

Tidak sesuai dengan sumpah, menurut Herman adalah banyaknya dokter ketika melakukan tindakan media kepada Pasien menggunakan obat-obatan yang sangat memberatkan. "Nah, disinilah peran dokter memberikan resep kepada Pasien atau keluarga Pasien dengan mengarahkan kepada salah satu apotek. Anehnya obat tersebut tidak ada di Apotek lain. Yang ada cuma di Apotik yang ditunjuk itu" jelas Syarif.

"Untuk itu, perlu Ikatan Dokter Indonesia (IDI) turun tangan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Karena tindakan yang demikian sangat meresahkan masyarakat" tuturnya.

"'jika tidak maka masyarakat akan luntur kepercayaan kepada dokter-dokter ini. Padahal masih banyak dokter yang baik yang menangani Pasien secara benar sesuai dengan sumpah dokter" tutupnya.

(yan/gus/sya)

0 comments:

Posting Komentar