Tomas Minta Panitia Pilkades Profesional Dalam mengemban Amanat.

P2KD disalah satu desa di Kecamatan Proppo. (foto: detak.com).

Pamekasan, Detak.com.

Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tanggal 16 November 2015 Kabupaten Pamekasan akan dilakukan di 71 desa. Ada hal yang paling disorot dalam hal tahapannya oleh beberapa tokoh masyarakat (tomas) yang dianggap cenderung tidak profesional atau bahkan memihak kepada salah satu calon tertentu.

"Perlu ada perhatian khusus dari panitia pilkades (P2KD) kabupaten Pamekasan tentang hasil pencacahan hak pilih" kata Samsuri, warga desa waru Barat kecamatan Waru kepada detak.com. Rabu (28/10).

Menurutnya,  pencacahan yang dilakukan P2KD kurang cermat.

"hasil dari pencacahan tersebut ada nama yang telah mati maupun yang berada dinegeri perantauan ini dimasukkan dalam hasil pencacahan tersebut"

"Jadi saya berharap kepada seluruh panitia pilkades untuk lebih hati-hati dan lebih selektif dalam pencacahan tersebut agar hal ini tidak memicu konflik, karena apabila semua ini dibiarkan tanpa ada tindakan maka akan memicu kerawanan didalam pesta rakyat ini" tambah Samsuri.

"Pokoknya harus Profesional" tegas Samsuri.

(yan/gus/red)

0 comments:

Posting Komentar