Program Sejuta Jamban Belum Sentuh Desa Larangan Badung.

Salah satu jamban warga dusun Pokapoh - Larangan Badung - Palengaan. (foto:detak.com).

Pamekasan, detak.com.

Program sejuta jamban yang digalakkan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pamekasan dengan menggandeng KODIM 0826 Pamekasan belum menyentuh desa Larangan Badung Kecamatan Palengaan. Padahal desa tersebut merupakan desa terdekat dari kota Kabupaten Pamekasan.

Rouf (25) salah satu warga desa setempat menilai, bahwa program tersebut belum bisa dinikmati oleh warga dikampungnya karena tidak adanya sosialisasi dari pemerintah desa (Kades) Larangan Badung tentang program tersebut.

"Padahal dikampung saya hampir rata-rata warga menggunakan jamban atau kakus jemblung yang tidak ada tutupnya" kata Rouf.

Jemblung, jelas Rouf, adalah jamban yang hanya mengeruk tanah yang dalamnya kurang lebih 1 meter hingga 2 meter kedalamannya dan hanya diberikan sedikit lubang disebelah atas sebagai tempat pembuangan kotoran. "Nah setelah itu cuma dikasih pembatas kanan-kiri serta depan belakang dengan tutup seadanya. Nah tempat itu pula yang dijadikan kakus oleh mereka" ujar Rouf.

"Meski ada program yang demikian, masyarakat kampung saya belum ada yang menikmati. Coba kadesnya turun ke kampung sangat banyak warga kampung yang melakukan BAB ditempat yang kurang sehat itu"

"Untuk itu, mudah-mudahan Dandim pamekasan bisa mendengarkan keluh kesah kami" harap Rouf.

(yan/gus/red)

0 comments:

Posting Komentar