Penjeput Jamaah Haji macetkan Jalan, warga Kritik Penjemput.

Penjemput Jemaah haji yang macetkan jalan Raya Pamekasan - Badung. (foto:detak.com).

Pamekasan, detak.com.

Kedatangan jamaah Haji Kloter 50 dan 52 asal Kabupaten Pamekasan hari ini kembali ke kota asalnya, Kabupaten Pamekasan setelah hampir 3 bulan lamanya berada ditanah Suci untuk melakukan ibadah Haji tahun 2015.

Ratusan jamaah Haji disambut ribuan orang penjemput. Budaya Madura yang menjemput keluarganya yang datang dari tanah kelahiran Rosulullah SAW memacetkan seantero jalan-jalan protokol Kabupaten Pamekasan.

Pantau detak.com, dijalan Raya Pamekasan- Palengaan ini contohnya. Hanya sekitar 3 orang jamaah haji yang dijemput, ratusan sepeda motor dikerahkan dan puluhan mobil penjemput menghiasi jalanan ini.

Sepanjang jalan sekitar 1 Kilometer dihiasi kendaraan roda dua hingga roda empat memacetkan secara total daerah tersebut.

Kemacetan jalan satu-satunya akses menuju arah Kecamatan Palengaan dan Pegantenan ini nampak mengular. Hingga membuat pengguna jalan lainnya menggerutu. Rudi ini contohnya.

Pria berusia 3o tahunan ini menggerutu ketika terjebak dalam kemacetan tersebut. "Ini datang ibadah haji, kok malah membuat orang tidak simpati" ujar Rudi sambil mengipas mukanya dengan helai koran media harian Nasional.

"Jika datang hajinya pakai cara-cara seperti ini apakah nantinya ibadah hajinya dikatakan Mabrur?" sinis Rudy.

"Malah menurut saya iini sudah ke arah riyak. Dan menghambur-hamburkan uang. Ini juga tidak boleh dalam ajaran Islam" tandas Rudi.

"Coba pakai cara-cara yang Islami. Wong islam tidak mengajari untuk mengganggu orang lain atau bahkan tidak mengajari yang berlebihan" tutup rudi.

(yan/red)

0 comments:

Posting Komentar