Headlines News :
Home » » Terkait Pilkades Tobai Timur, Tomas: P2KD dan Camat Jangan Plintir Bahasa Hukum.

Terkait Pilkades Tobai Timur, Tomas: P2KD dan Camat Jangan Plintir Bahasa Hukum.

Written By Unknown on Selasa, 08 September 2015 | 19.40

Cakades Tobai Timur, Samsul Syarifuddin di ruang tunggu Sekda Sampang. (foto:detak.com).

Sampang, detak.com.

Putusan Pengadilan Negeri (PN) Sampang terkait dengan dikabulkannya permohonan perubahan tanggal lahir atas nama Samsul Syarifuddin hendaknya tidak dijadikan alat untuk mengganjal salan satu Cakades (Calon Kepala Desa) Tobai Timur.

Mengingat, putusan Pengadilan bersifat mengikat. "Maka seharusnya Pak Camat sebagai yang punya wilayah administrasi di Kecamatan tidak memberikan pandangan yang berbeda dengan putusan Pengadilan" Kata salah satu Advokat dari Perkumpulan Advokat Indonesia (Posbakumadin) Jawa Timur, M. Alfian.

"Jika itu dilakukan maka camat bisa dikatakan Maladministrasi dan rentan digugat ke meja hijau. Baik secara perdata maupun Pidana" tambah Alumnus Pendidikan Khusus Profesi advokat (PKPA) Uiversitas Air Langga 2011 ini.

Pria kelahiran asli sampang ini bisa memprediksi, jika salah satu pihak baik P2KD (Panitia Pilkades) maupun Camat tidak mengikuti tatanan aturan yang berlaku, maka akan rentan terjadi ketidakpuasan dirtingkat bawah. "Nah itu perlu diperhatikan betul" jelasnya.

Sementara itu, H. Farid, tokoh masyarakat Tobai Timur memaparkan, bahwa P2KD dan Camat harus netral. Jika tidak maka akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. "Dan saya harap Camat jangan plintir putusan Pengadilan (PN). Karena akan sangat berbahaya. Soalbya masyarakat sekarang tidak bodoh semua" ujar Mantan Kades Tobai Timur ini.

(zein/jatem/tik/idi/tim)
Share this post :

Posting Komentar