Headlines News :
Home » » Tanah Untuk Makam di Sertifikat, Warga Banyuanyar Ngamuk!

Tanah Untuk Makam di Sertifikat, Warga Banyuanyar Ngamuk!

Written By Unknown on Senin, 21 September 2015 | 17.00

Warga menggeruduk proyek pagar makam. (foto:jatem/ detak.com)

Warga dusun Bandar Komala kelurahan Banyuanyar Kecamatan Kota Sampang siang tadi menggeruduk lokasi proyek pembuatan pagar TPU (Tempat pemakaman Umum).

Penggerudukan dilakukan massa karena dilokasi tersebut merupakan tanah negara yang sudah diperuntukkan bagi masyarakat dusun untuk dibuat pemakaman.

Salah satu warga bernama Tarno menyampaikan bahwa tanah tersebut sudah lama dibuat pemakaman warga. "tanah awalnya memang milik pemerintah Kabupaten Sampang. Namun kemudian diminta oleh warga untuk dijadikan TPU. Namun setelah itu malah muncul sertifikat atas nama P.Tris mantan lurah sini (banyuanyar) " kata Tarno dilokasi.

Keberadaan tanah atas nama Sutrisno (P.tris) dibenarkan oleh lurah kelurahan Banyuanyar, Musyaffak.

"Tanah tersebut sudah disertifikat atas nama P.Tris" kata Lurah Musyaffak.

Karena tidak puas atas pembuatan sertifikat sepihak oleh mantan Lurah, akhirnya masyarakat dusun setempat membongkar paksa rencana proyek pembuatan pagar TPU.

Massa dusun setempat tetap menginginkan, tanah tersebut tetap difungsikan sebagai pemakaman. Jika dimiliki secara pribadi maka massa akan tetap mengambil paksa.

Dikonfirmasi, Anang Junaidi menegaskan, bahwa semua yang berkaitan dengan tanah Pemkab Sampang kemudian difungsikan oleh masyarakat maka warga harus menulis surat secara resmi kepada pemkab. "Masyarakat harus menyampaikan secara tertulis terkait dengan kekecewaan tersebut. Dan instansinya akan dipanggil secara resmi" kata Junaidi.

(yan/zi/jtem)
Share this post :

Posting Komentar