Headlines News :
Home » » Kemarau Panjang, Warga dihimbau Sholat Istisqo'

Kemarau Panjang, Warga dihimbau Sholat Istisqo'

Written By Unknown on Sabtu, 26 September 2015 | 17.28

Salah satu sumber air di kelurahan Kowel yang hampir kering total. (foto: fc/detak.com).

Pamekasan, detak.com.

Kemarau ditahun 2015 ini sangat panjang. Hampir 8 bulan lamanya kota gerbang salam ini tidak turun hujan. Akibatnya, banyak sumur-sumur dan sumber mata air berhenti mengalir bahkan kering kerontang.

Tidak hanya di daerah utara Pamekasan (Pasean - Batu Marmar - Waru) yang kekeringan. Biasanya, ditahun-tahun sebelumnya hanya didaerah itulah kekeringan melanda pada saat meusim kemarau. Saat ini, hampir diseluruh kecamatan di Kabupaten Pamekasan dilanda kekeringan.

Dari itulah, Ulama' NU (Nahdlatul Ulama') meminta kepada masyarakat untuk melakukan sholat istisqo' sebagai sholat untuk memohon hujan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

"Kekeringan tahun sudah masuk katagori sangat parah. Dimana-mana kekurangan air. Jangankan untuk nyuci, untuk ibadahpun seperi mandi dan wudhu' air sangat sulit" kata tokoh Ulama' NU Pantura, KH. Sulaiman Samsul Arifin kepada detak.com beberapa waktu lalu.

Pengasuh Pondok Pesantren Putri Al-Mardliyyah ini berpesan kepada masyarakat untuk meminta hujan kepada Allah SWT."satu-satunya cara untuk cepat hujan adalah sholat istisqo' atau sholat memohon hujan" kata Kiai Sulaiman bertausiyah.

Jika Sholat istisqo' dilaksanakan, menurut kiai alumnus Magister IAIN Sunan Ampel ini maka insyaallah cepat atau lambat hujan yang ditunggu-tunggu akan akan datang.

"Itu bagian dari do'a. Maka ketika umat berdo'a kepada yang Maha Kuasa maka insyaallah akan dikabulkan. Sesuai dengan sabdanya 'maka mintalah (berdo'a) kepadaku (kata Allah SWT, maka akan dikabulkan'" jelas K.H. Sulaiman.

Sebaik-baik sholat istisqo' adalah dilakukan bersama-bersama. "Atau berhemaah. Dengan berjemaah maka semua do'a akan dikabulkan" pungkasnya.

(yan/red).


Share this post :

Posting Komentar