Headlines News :
Home » » DEMI MENGAIS REJEKI , RELA MENANGGUNG RESIKO

DEMI MENGAIS REJEKI , RELA MENANGGUNG RESIKO

Written By Unknown on Kamis, 10 September 2015 | 11.09

DEMI MENGAIS REJEKI, RELA MENANGGUNG RESIKO

Pedagang yang berjualan di bibir jalan raya


Sampang, Detak.com


Sungguh ironi melihat pemandangan para pedagang kaki lima yang berjualan di bibir jalan raya karang penang persisnya di depan area pasar blu'uran kecamatan karang penang kabupaten sampang dan di depan pasar karang penang kabupaten sampang.


Para pedagang kaki lima terutama yang berjualan buah dengan santainya berdagang persis di bibir jalan tanpa Melihat Efek yang akan di timbulkan. "  saya berjualan begini karena demi menghidupi keluarga kami pak. Mereka butuh makan. Kalo tidak berjualan,  mau makan apa kami "  tutur sahriyah  kepada detak.com. Ibu dua orang ini menuturkan bahwa hal seperti sudah biasa. Artinya sudah menjadi rutinitas pekerjaan tiap hari pasaran.

Padahal di lihat dari sisi keamanan dan kerugian yang akan ditimbulkan dari kegiatan berjualan di bibir jalan raya ini amat fatal. " bayangkan saja mas ,, misalkan mereka tertabrak mobil atau dagangan mereka keserempet mobil atau pengendara yang sedang melintas di situ. Yang rugi kan para pedagang  sendiri mas ,"  tutur MOH. MANSUR dari Lembaga Swadaya Masyarakat LASBANDRA Kabupaten Sampang.


Salah satu aktifis di LSM LASBANDRA kabupaten sampang ini menambahkan bahwa perlunya penertiban dari instansi terkait terutama dari satpol Pamong Praja setempat dan pengelola pasar untuk bersama sama  melakukan penertiban dan pembenahan di area sekitar pasar tersebut.


"ini perlu segera adanya penanganan yang serius terkait masalah penertiban para pedagang di area ke dua pasar tersebut. Karena ini terkait masalah keamanan dan efek kerugian jika dagangan mereka sampai terlindas ban mobil kendaraan yang sedang melintas " imbuh pria asli sampang ini.


"kalau perlu adakan relokasi pasar. kasih mereka lahan sebagai tempat mereka berjualan barang dagangannya. Yang terpenting adalah wadah tempat mereka mengais rejeki itu ada. Jadi tidak sembarangan berjualan di pinggir jalan seperti itu. Dengan begitu para pengendara dapat melintas dengan lancar , tanpa ada batu sandungan. Jalan bisa bebas dari kemacetan,  dimana selama ini jalan di kedua pasar tersebut sering terjadi kemacetan lalu lintas." tegas pria kalem ini.


(Di/luk/sul/tim)

Share this post :

Posting Komentar