Headlines News :
Home » » CJH Pamekasan Tinggalkan Sampah di Sekitar Arek Lancor.

CJH Pamekasan Tinggalkan Sampah di Sekitar Arek Lancor.

Written By Unknown on Sabtu, 12 September 2015 | 08.34

Sampah-sampah berserakan di depan eks gedung Bakorwil Madura. (foto: slamet/garuda RI).

Pamekasan, detak.com.

Calon Jemaah Haji (CJH) kelompok Terbang (Kloter) 50 dan 52 asal Kabupaten Pamekasan sudah berangkat ke tanah suci, kemarin 11 september 2015. namun ada hal yang kurang menarik ketika 646 JCH tersebut meninggalkan kota Gerbang Salam ini. Yaitu Sampah.

Ya, setelah pemberangkatan CJH yang dilepas oleh Bupati Pamekasan, Achmad Syafie dan wakilnya, Holil meninggalkan sampah yang berserakan dimana-mana. Hingga 3 jam kemudian belum ada petugas kebersihan baik dari dinas BLH (Badan Lingkungan Hidup) maupun dari Kemenag (Kantor Kementerian agama) kabupaten Pamekasan.

Hal itulah yang membuat masyarakat melakukan kritik pedas kepada keluarga pengantar CJH dan CJH sendiri. "Ini kan mau ke tanah suci. Harusnya yang berangkat (CJH) membersihkan diri dulu" kata Padlillah,warga Kecamatan Palengaan yang melintas di daerah arek lancor.

"Yang jelas agama memerintahkan bahwa 'kebersihan adalah bagian dari Iman' jika tidak bisa membersihkan diri maka setengah Imannya dianggap kurang" ujar Padlilla.

Untuk itu, jelasnya, harus ada himbauan kepada JCH atau para keluarganya yang mengantar untuk tidak buang sampah sembarangan. "Dan untuk Kemenag sebagai otoritas yang berwenang untuk melakukan sosialisasi kepada CJH atau keluarganya agar tidak buang sampah sembarangan"

"Nah, jika sekarang sudah demikian (sampah), untuk berikutnya tidak terulang kembali" pungkasnya.

Sementara itu, Slamet Readi, aktivis lingkungan asal Kecamatn Galis sangat menyesalkan terhadap Kemenag yang tidak bisa melakukan terobosan-terobosan terkait dengan sampah tersebut. "Ini menandakan bahwa Kemenag Pamekasan tidak Cakap dalam menyelenggarakan Haji 2015. Padahal setiap tahunnya Pamekasan kan mengirimkan ratusan CJH harusnya Kemenag tanggap"

"Bukan hanya mengambil keuntungan dari penyelenggaraan haji ini" sungut Slamet.

(yan/gus)
Share this post :

Posting Komentar