Headlines News :
Home » » Tentang Jamal D. Rahman

Tentang Jamal D. Rahman

Written By Unknown on Sabtu, 08 Agustus 2015 | 05.18

Jamal D. Rahman, penyair, pemimpin redaksi majalah sastra Horison dan Jurnal Sajak. Juga redaktur Jurnal Kritik. Dosen sastra UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta. Alumnus Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan, Sumenep, Madura dan kemudian IAIN (kini UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta. Menyelesaikan S2 pada FIB-UI, dan kini sedang mengikuti program S3 pada FIB-UI. Dia menulis puisi, esai, kritik sastra, masalah kesenian dan kebudayaan di berbagai media massa. Pria kelahiran Sumenep, Madura ini kerap diundang mengikuti acara-acara sastra di dalam dan luar negeri, antara lain Program Penulisan Majelis Sastra Asia Tenggara Bidang Esai di Cisarua, Bogor (1999), Seminar Kritikan Sastera Melayu Serantau, Kuala Lumpur (2001), dan Pertemuan Penulis Asia Tenggara (South-East Asian Writers' Meet) di Kuala Lumpur (2001), festival Poetry on the Road di Bremen, Jerman (2004), Kongres Kebudayaan Madura di Sumenep, Madura (2007), Kongres Bahasa Madura di Pamekasan, Madura (2008), Lokakarya Kebahasaan dan Kesastraan di Yogyakarta (2009), Seminar Nasional Sultan Mahmud Riayat Syah di Jakarta (2012).
Buku puisinya: Airmata Diam (1993), Reruntuhan Cahaya (2003), Garam-garam Hujan (2004), dan Burn Me with Your Letters (terjemahan Nikmah Sarjono, 2004). Di samping diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris, puisi-puisinya diterjemahkan ke dalam bahasa Jerman dan Portugal. Dimuat juga dalam beberapa antologi, di antaranya: Angkatan 2000 dalam Sastra Indonesia (2000), dari Fansuri ke Handayani: Sastra Indonesia dalam Program Sastrawan Bicara Siswa Bertanya (2001), Horison Sastra Indonesia 1: Kitab Puisi (2002) dan Hijan Kelon & Puisi 2002 (2002), Poetry on the Road (2004), Poetry and Sincerity (2006).
Di samping itu, dia adalah kontributor beberapa buku, di antaranya Islam dan Transformasi Sosial-Budaya (1993), Romo Mangun di Mata Para Sahabat (1997), Tarekat Nurcholishy (2001), Ulama Perempuan Indonesia (2002), Reinventing Indonesia (2008), dan Gus Mus: Satu Rumah Seribu Pintu (2009).
Jamal D. Rahman juga menjadi (ko)editor lebih dari 20 buku, di antaranya: Wacana Baru Fiqih Sosial: 70 Tahun KH Ali Yafie (Bandung: Mizan, 1997), dari Fansuri ke Handayani: Sastra Indonesia dalam Program Sastrawan Bicara Siswa Bertanya (Jakarta: Horison, 2001), Horison Sastra Indonesia, Jilid 1-4 (Jakarta: Horison, 2002), Kakilangit Sastra Pelajar (Jakarta: Horison, 2002), dan Horison Esai Indonesia, Jilid 1-2 (Jakarta: Horison, 2003).
Dia pernah menjadi redaktur jurnal pemikiran Islam Islamika (1993-1995), wartawan majalah Ummat (1995-1999), dan redaktur majalah sastra Horison (sejak 1993). Pernah pula menjadi ketua Komite Sastra dan Dewan Pekerja Harian Dewan Kesenian Jakarta (DKJ [2003-2006]).
Sejak tahun 2000, aktif keliling Indonesia dalam rangka pelatihan sastra untuk guru-guru bahasa dan sastra Indonesia SD, SMP, dan SMA. Aktif pula keliling Indonesia dalam rangka mendorong minat baca, menulis, dan apresiasi sastra di kalangan siswa. Dia telah mengunjungi lebih dari 200 sekolah di 160 kota di seluruh provinsi kecuali Maluku dan Papua, dalam rangka acara Sastrawan Bicara Siswa Bertanya (SBSB).***
Share this post :

Posting Komentar