Hati-hati ‘Oknum LSM’ nyambi jadi Asisten Pribadi Bupati Pamekasan? Benarkah?

Hati-hati 'Oknum LSM' nyambi jadi Asisten Pribadi Bupati Pamekasan? Benarkah?


Ilustrasi (Detak.com)


Pamekasan, Detak.com


Ada kejadian menarik apa yang dilakukan Oknum Ketua LSM ini. Dulu dia sangat getol melakukan demonstrasi untuk melakukan orasi menuntut beberapa hal yang dianggap timpang dalam sistem pemerintahan Kabupaten Pamekasan utamanya dalam bidang korupsi.


Dinas-dinas didemo hamper setiap hari, beberapa dari mereka bahkan ketakutan karena tiap harinya didemo oleh oknum ini.


Belakangan, Oknum Ketua LSM ini kayaknya sudah masuk ' perangkap ' dengan bargaining tertentu. Sehingga membuat pengamat menyatakan bahwa yang dilakukan oleh oknum Ketua LSM ini sudah mencederai marwah fungsi LSM itu sendiri.


"Oknum LSM ini sudah masuk kategori pelacur kepentingan" ujar Samsul Arifin, SH kepada detak.com selasa (8/7/2015).


Pelacur kepentingan, menurut samsul adalah fungsi dan tatanan LSM tersebut bisa diubah sesuai dengan bargaining tertentu dengan pihak pemangku wilayah. "Jadi yang dilakukan ketua oknum LSM 'B…K' ini sudah masuk kategori pelacur kepentingan. Misalnya dia akan melakukan kontra fungsi atau demontrasi ketika dia berada diluar ring, nah pada saat masuk ke ring bahkan ngaku sebagai Aspri (Asisten Pribadi) Bupati dua tidak bergerak sama sekali. Padahal fungsi dari LSM adalah melakukan controlling  kepada kebijakan public yang dilakukan oleh kepala daerah yang tidak sesuai dengan aturan yang berlaku ". Kata Samsul.


Jika tetap demikian, kata pria yang juga Advokat ini, maka masyarakat tambah dikikis kepercayaannya terhadap fungsi LSM. " Padahal marwah awal pendirian LSM tidak ada kepentingan. Utamanya dengan pihak eksekutif " tuturnya.


'LSM MERAH! Orang-orangnya eks Merah Hukum'

 

(MS/Yan)

0 comments:

Posting Komentar