Diduga Embat Raskin dan Dana PSKS Kades Madupat dilaporkan ke Kejari Sampang

Diduga Embat Raskin dan Dana PSKS Kades Madupat dilaporkan ke Kejari Sampang

 

 Ilustrasi (detak.com)


Sampang, Detak.com


Pendistribusian Beras Miskin (Raskin) dan Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS) untuk desa Madupat Kecamatan Camplong yang tidak prosedural membuat LSM Laskar Reformasi Madura (LAREM) Cabang Sampang akhirnya melaporkan mantan Kades Madupat, H. Jamaluddin dan Plt. Kades Madupat H. Wasik ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang Rabu (8/7/2015) kemarin.


Laporan disampaikan langsung oleh ketua LAREM Kabupaten Sampang, Habib Zein dan diterima langsung oleh Jaksa Pidana khusus, Misjoto, SH.


Menurut Zein, pelaporan itu dilakukan agar malalui banyak pertimbangan.


Pertama bahwa apa yang dilakukan oleh eks Kades Madupat sudah menyalahi aturan perindustrian Raskin dan PSKS. "Untuk itu perlu adanya upaya hukum agar kasus seperti di desa Madupat tidak terulang kembali untuk seterusnya" kata Zein yang ditemui di Kantor Kejari Sampang, Jl. Agung Suprapto Sampang.


Kedua, kata Zein, khusus tentang PSKS pemotongannya terlalu banyak. "Masak dari pagu Rp. 600 Ribu hanya dikasi Rp. 200 Ribu setiap RTS? Ini artinya lebih dari separuh yang diembat".


"Untuk itu kami berharap pihak Kejari Sampang agar serius menangani kasus ini sampai bisa ditemui pelakunya atau oknumnya, dan pelakunya harus diseret ke meja hijau segera mungkin" katanya. Ditempat yang sama, Jaksa Misjoto menjelaskan bahwa apa yang sudah dilaporkan Larem akan segera ditindaklanjuti. " Tentunya setelah kami teliti keabsahan surat-surat yang dilaporkan oleh LAREM " Kata Misjoto singkat.


(Yan/Tar)

0 comments:

Posting Komentar