TIPS Ramadhan: Ngantuk di Awal Puasa Wajar, Tapi Bukan Harus Malas-malasan



Jakarta

- Selain lapar dan haus, ngantuk menjadi salah satu hal yang kerap dilontarkan orang ketika berpuasa. Meskipun, sebenarnya kondisi ngantuk di siang hari wajar saja lho dialami orang-orang yang tengah berpuasa.

dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH dari FKUI/RSCM mengatakan ngantuk di siang hari saat sedang berpuasa sangat wajar apalagi di minggu pertama puasa. Penyebab utamanya, dikatakan dr Ari karena tubuh tidak terbiasa bangun untuk sahur.

"Anggap saja tubuh masih menyesuaikan diri pada kebiasaan baru. Lama kelamaan pasti akan terbiasa. Tapi jangan karena puasa, Anda bermalas-malasan dan tidur terlalu banyak," tutur dr Ari saat berbincang dengan media On-Line Nasional detik.com dan ditulis pada Rabu (17/6/2015).

Senada dengan dr Ari, dr Ahmad Fuady, M.Sc-HEPL selaku Kepala Klinik Dokter Keluarga FKUI Kayu Putih mengatakan ngantuk di siang hari kala berpuasa amat wajar. Sebab, tanpa berpuasa pun seseorang bisa mengantuk di siang hari karena faktor mengantuk sendiri amat banyak. Hanya saja, dikatakan dr Ahmad, pada saat puasa seseorang cenderung lebih mudah mengantuk karena beberapa hal, seperti motivasi, kelelahan, dan kurang asupan nutrisi.

Guna mengatasi ngantuk saat puasa ketika bekerja atau kuliah, dr Ahmad menuturkan selain nutrisi yang cukup, perhatikan pula pola istirahat. "Pastikan bahwa tubuh beristirahat dengan cukup. Jika memang terasa mengantuk, ambillah waktu 10-15 menit untuk memejamkan mata. Namun, jangan tidur berlebihan," kata dr Ahmad.

Sementara, dr Ari mengatakan untuk menangkal kantuk di siang hari, cobalah mencuci muka dan tidur sebentar kira-kira 10-15 menit karena hal ini dipercaya bisa mengembalikan kesegaran tubuh. Tak lupa, dr Ari berpesan manfaatkan waktu dengan baik selama berpuasa dan gunakan waktu sepositif mungkin. Di malam hari, dr Ari menyarankan baiknya tidur sekitar pukul 10 malam.

Lalu, kurangi hal-hal yang tidak mengandung ibadah. dr Ari menekankan, pengaturan yang baik selama bulan Ramadan tentunya akan membuat puasa terasa lebih mudah. "Anda harus bijak menggunakan waktu, prinsipnya puasa itu melatih seseorang untuk sabar, mengatur makan dan merasakan apa yang dirasakan orang yang kurang beruntung. Intinya latihan berpuasa sangat bermanfaat bagi fisik dan psikologis seseorang," kata dr Ari.

Pengasuh Konsultasi kesehatan, Leona Victoria Djajadi, MND, mengatakan trik menghindari kantuk di siang hari yakni dengan mengonsumsi makanan dan minuman yang berprotein tinggi dan mempunyai GI (glikemik indeks) rendah. Tujuannya, agar rasa kenyang bertahan
lebih lama, gula darah pun stabil lebih lama.

(Det/yan)

0 comments:

Posting Komentar