TIPS Berpuasa; Pilihlah Buah ini Agar Tidak Cepat Lapar.

Jakarta

- Memenuhi asupan gizi seimbang, salah satunya konsumsi buah dan sayur penting termasuk di bulan Ramadan seperti ini. Nah, agar perut kenyang lebih lama, salah satu trik yang bisa dilakukan yakni melalui pemilihan buah.

Dr dr Fiastuti Witjaksono, MSc, MS, SpGK mengatakan pemilihan buah pada bulan puasa harus memperhatikan beberapa aspek. Pertama, pastikan buah tersebut mengandung serat karena berguna untuk menahan rasa lapar dan menjaga saluran cerna tetap sehat.

"Kemudian, pilih buah dengan indeks glikemi rendah. Tujuannya, untuk menjaga kadar glukosa darah lebih stabil sehingga perut merasa kenyang lebih lama," kata dr Fias di sela-sela Temu Media 'Lengkapi Menu Puasa Anak dengan Kiwi' bersama Zespri di Torino Osteria, Jl Gunawarman, Senopati, Jakarta Selatan, dan ditulis pada Rabu (24/6/2015).

Jangan lupa pula, pilih buah dengan kandungan vitamin C. Dikatakan dr Fias, buah asupan vitamin C yang mencukupi bisa membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Data USDA Nutrient Database menunjukkan buah yang mengandung  serat tinggi di antaranya delima (4 gram), kiwi hijau (3 gram) cranberries (4,6 gram), apel (2,4 gram), dan pir (3,1 gram).

"Misalnya buah kiwi memiliki kandungan serat 3g/100 gram, dibanding pepaya 1,8 gram/100 g. Karena serat tinggi, terutama pada anak tidak mudah lapar dan rasa kenyang lebih lama, dia kan baru belajar," kata dr Fias.

Sementara, untuk buah yang kaya akan vitamin C menurut data USDA Nutrient Database misalnya kiwi gold (108,5 gram), pepaya (61,8 gram), stroberi (58,8 gram), dan jeruk (53.2 gram).  Nah, saat berbuka puasa, karena kadar gula sudah mulai turun maka dianjurkan mengonsumsi kudapan yang manis. Tujuannya, supaya kadar glukosa darah normal kembali dan tubuh menjadi fit kembali.

"Saat sahur penting mengonsumsi sayur dan buah karena sayur dan buah tinggi serat. Tujuannya supaya rasa kenyang bertahan lebih lama dan tidak mudah lapar. Jangan lupa minum 3 gelas. Baiknya jangan konsumsi minuman manis karena minuman manis membuat kadar gula cepat naik tapi saat pagi hari kadar gula cepat menurun sehingga timbul rasa lapar dan bisa mengalami hipoglikemi," tutur dr Fias.

(Det/rdn/up)

0 comments:

Posting Komentar