Terkait Raskin Campor, Satrabi: Hari Ini 10 Saksi Dipanggil Polres

Warga pendukung kades Campor, Abdul kholik. (Dok: zainul/detak.com)

Pamekasan. - Adanya pengakuan beberapa warga Campor sebagai Saksi atas Raskin Desa Campor yang diduga mau dijual oleh Abdul kholik bahwa Raskin tersebut sengaja dijual oleh warga untuk membeli bibit tembakau akan mendapatkan respon yang berbeda dari warga desa Campor lainnya. Hari ini beberapa warga Campor akan mendatangi Polres Pamekasan untuk menjadi saksi dan mengatakan apa yang sebenarnya terjadi di desa Campor khususnya tentang Raskin desa.

Menurut mereka, saksi yang hadirkan oleh tim penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Pamekasan beberapa waktu lalu itu adalah saksi yang sengaja di design oleh orang-orang dekat Abdul kholik. "Apa yang mereka katakan di Polres itu tidak benar" Kata Satrabi melalui ponselnya, jum'at (11/6/2015).

Kata Satrabi, bahwa orang-orang itu adalah pendukung kades Abdul kholik yang dengan sengaja membuat kesaksian tidak sesuai dengan dilapangan. "Padahal sejak tahun 2014 sampai sekarang ini, di desa Canpor hanya sekitar 5 kali Raskin itu di cairkan. Itupun hanya tidak sampai 5 kilogram" jelas Satrabi.

Satrabi menyampaikan bahwa apa yang dijelaskan bisa dipertanggungjawabkan dan masyarakat siap untuk menjelaskan itu. "Pada hari ini kami (masyarakat) dipanggil oleh Tim kepolisian (Polres Pamekasan). Dan mereka akan mengatakan yang sebenarnya apa yang terjadi di desa campor"

"Ada sekitar 10 orang yang akan datang ke Polres Pamekasan hari ini. Mereka tersebar dari 3 dusun" tambahnya.

"Saya berharap mereka tidak takut untuk mengatakan yang sebenarnya" pungkasnya.

0 comments:

Posting Komentar