Terkait Raskin Campor, Saksi: 2014, 4 Kali. 2015 hanya 2 kali.!

Para Saksi kasus raskin desa Campor. (Dok: guteres/detak.com).

Pamekasan. -Kusutnya penanganan beras raskin desa Campor Kecamatan Proppo yang sekarang sedang ditangani Polres Pamekasan sudah mulai terurai. Satu persatu warga menyatakan bahwa Raskin yang sekarang diamankan oleh Mapolres pamekasan mangakui bahwa beras tersebut Raskin Campor.

Tidak hanya satu orang, bahkan massa yang berjumlah 5 orang ini kompak bahwa raskin didesa Campor selama tahun 2014 sampai 2015 hanya 6 kali distribusi.

"Setahu saya (Raskin) bulan ini hanya datang 1 kali. Yakni sebelum penangkapan (raskin) itu" kata warga Campor, yang namanya enggan disebutkan sesaat sebelum pemeriksaan di unit IV Polres pamekasan.

Mereka sama-sama menyatakan bahwa Raskin itu hanya diberikan 1 gentang. Berapa satu gentang? "Satu gentang diukur ke kilo (Kilogram) sekitar 3,5 kilogra" ujar diantara dari mereka.

Dijelaskan oleh mereka, bahwa pembagian ada yang dilakukan langsung oleh Kades dan ada juga yang melalui kepala dusun (kadus). "Artinya kalau istilah kami kalau kades terlibat maka Kadusnya juga terlibat. Saya baru tahu sekarang bahwa Raskin jumlanya (pagu) sebesar 15 Kg setiap orang miskin (RTSM)" katanya.

"Berarti banyak juga yang dikorupsi kades holik sejak 2014" ujarnya.

"Saya cuma berharap pemeriksaan ini membuahkan hasil. Kami ini petani. Jadi dipanggil supaya ada hasilnya. Polisi (Polres Pamekasan) supaya melakukan pengusutan seadil-adilnya" pungkas bapak berambut putih berpeci hitam ini kepada detak.com.

(Yan/tar/res)

0 comments:

Posting Komentar