Terkait Raskin Campor, Ada Isu Penggalangan Dana Untuk Pengaruhi Penyelidikan.

Saksi-saksi Raskin Campor (foto:detak.com)

PAMEKASAN

- Banyak masyarakat pesimis atas penindakan pelaku tertangkapnya beras Raskin desa Canpor Kecamatan Proppo akan menggelinding ke meja hijau. Untuk menjadikan tersangka yang mengarah kepada Kades Campor saja akan sulit terjadi.

Ada isu dikalangan masyarakat bahwa kades Campor melalui kolega-koleganya (baca: sesama kades) sudah mengumpulkan duit untuk mempengaruhi proses penyelidikan di Polres Pamekasan. Tidak tanggung-tanggung uang yang disiapkan hingga ratusan juta rupiah.

"Informasi dibawah (masyarakat Campor), bahwa klebunnya tenang-tenang saja karena katanya sudah memenuhi permintaan dari seseorang yang mengaku sanggup untuk membereskan kasusnya dulholik (kades campor)" ujar sumber kepada detak.com.

"Dan uang yang sudah disipakan sekitar Rp 125 juta!" Tambah sumber tersebut.

Informasinya, Uang sejumlah Rp 125 juta itu diperoleh dari teman-teman Dulholik yang sama-sama menjadi Kades. "Bahkan ada seorang kades yang terpaksa menggadaikan sepeda motornya hanya untuk membantu dulholik agar tidak sampai menjadi tersangka" tambah sumber tadi.

Meski begitu, dia berharap Polres Pamekasan tidak bergeming dengan uang ratusan juta tersebut.

"Tapi kami yakin, dan mudah-mudahan Polres Pamekasan tidak terpengaruh dengan isu tersebut. Tapi informasi itu benar adanya" pungkas sumber itu, sambil mewanti-wanti namanya tidak dipublikasikan. Tapi dia juga siap bertanggung jawab dengan apa yang disampaikan ke awak Media. Termasuk detak.com.

(Yan/tar/res/tim)

0 comments:

Posting Komentar