Terkait 'Raskin Campo', Penyidik: Sudah Panggil Satker Bulog Pamekasan.

Pamekasan (Detak.com).

Diam-diam penyidik Polres Pamekasan sudah memanggil Satker (Satuan Kerja) Badan Umum Logistik (Bulog) Kabupamekasan terakit dengan adanya dugaan rencana penjualan Raskin Desa Campor kecamatan Proppo Kabupaten Pamekasan.

Hal ini dilakukan untuk bahan penyelidikan atas tertangkapnya 1 Unit Mobil Pick Up bermuatan Beras Raskin yang diduga milik desa Campor yang tertangkap di desa Guro'om setelah kejar-kejaran dengan Petugas Kepolisian Sektor Proppo.

"Kami sudah memanggil satker Bulog Kabupaten Pamekasan" ujar salah satu penyidik Unit IV Tipikor Polres Pamekasan.

Menurut penyidik yang namanya enggan dipublikasikan ini menyampaikan, bahwa untuk saat ini pihak penyidik khususnya Unit IV Polres Pamekasan hanya masih fokus kepada pemeriksaan saksi-saksi untuk mengetahui secara pasti siapa dalang dari penyalahgunaan pendistribusian Raskin. "Jadi kami masih melakukan penyelidikan, termasuk melakukan pemanggilan saksi-saksi. Dan untuk awal kami sudah meminta keterangan dari satker Bulog Pamekasan. Mungkin dari Satker tersebut kami bisa mengembangkan kasus tersebut" tambahnya.

Apakah kades Campor akan menjadi tersangka? "Kami tidak bisa berandai-andai. Karena sekarang masih pulbaket (pengumpulan bahan dan keterangan), setelah itu baru kita tentukan langkah selanjutnya. Dan tidak menutup kemungkinan bisa seseorang akan menjadi tersangka. Tergantung dari data dan saksi-saksi" tegasnya.

Ditempat terpisah, Satrabi (45), warga desa Campor memastikan bahwa masyarakat besok (kamis 3 Juni 2015) akan memberikan kesaksian di Polres Pamekasan. "Yang diminta oleh penyidik 9 warga yang masuk RTSM. Dan 9 orang warga itu mewakili 3 dusun di desa Campor" katanya .

Dia menjelaskan bahwa pada saat memberikan keterang didepan penyidik itu pihak warga desa minta didampingi oleh Pengacara. "Maksud kami kenapa pakai Penasehat Hukum, karena masyarakat desa kan awam hukum sehingga jika didampingi pengacara maka paling tidak pihak warga tidak takut (kwatir) ketika dimintai keterangan oleh penyidik"

"Dalam penyelidikan nanti kami akan menjelaskan apa adanya. Yakni tidak dibuat-dibut terkait Raskin. Utamanya tentang pendistribusiannya. Berapa kali datang. Termasuk tahun 2014 yang datang cuma sekitar 3 kali dalam 1 tahun"

"Pokoknya akan kami ungkap semuanya" tegasnya.

(Yan/tar/res/tim)

0 comments:

Posting Komentar