TERKAIT PENANGKAPAN RASKIN, Pengamat: Gaya Hidup Mewah Dan Punya 'Wil' Bisa Buat Oknum Kades Lakukan Korupsi Dan Narkoba.

Ilustrasi Beras Raskin. (Detak.com)

Banyaknya kasus penggelapan Raskin dan penyalahgunaan Narkoba yang dilakukan oleh Oknum kades dibeberapa daerah khususnya di Kabupaten Pamekasan ditengarai karena adanya gaya hidup mewah dan pemakaian obat-obatan terlarang yang dilakukan oleh oknum tersebut.

Akibatnya, mereka menggunakan segala cara untuk memenuhi gaya hidup mereka yang diluar hidup normal dan semestinya. "Maka tidak heran ketika mereka melakukan cara koruptif untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Ditambah menggunakan obat-obatan terlarang seperti sabu, inex dan lain sebagainya" kata Advokat Samsul Arifin kepada Detak.com, Senin (1/06/2015) melalui selulernya.

Gaya hidup oknum kades, tambah Advokat kelahiran Kota sumekar ini, adalah dengan hidup stylish serta didampingi wanita yang bukan muhrimnya. "Jadi ketika kades diketahui punya WIL (Wanita Idaman Lain) dia itu terlihat bangga. Semakin banyak punya WIL dia semakin punya prestise dimata teman-temannya. Tapi tidak bagi rakyatnya" tambahnya.

"Bagi rakyat dalam arti, ketika kadesnya diketahui punya WIL maka masyarakat di desa tersebut sudah termasuk orang yang punya martabat rendah. Jadi jangan heran banyak kades yang kalah dalam pertarungan Pilkades (pemilihan Kepala desa) ketika dia sudah diketahui oleh rakyatnya dengan punya WIL tadi" kata Samsul menganalisa.

"Ditambah lagi kelakuan oknum kades yang punya jaringan tentang Narkoba. Ini sangat menjadi semacam hidup yang pinya kasta tinggi ketika dia dianggap punya Narkoba. Nah, ketika dua itu dimiliki (gaya hidup stylish dengan WIL dan Narkoba) maka mereka memaksakan diri melakukan sesuatu yang dikatakan melanggar hukum"

"Untuk itu, ketika kades ditangkap gara-gara (kasus) Raskin dan Narkoba saya sendiri tidak heran. Wong itu memang gaya hidupnya" tambah ketua Pos Bantuan Hukum Advokat Indonesia Cabang Sumenep tersebut.

(Yan / tar/ res/tim)

0 comments:

Posting Komentar