Sering Raskin Ngadat, Warga Campor Minta Polres Tegas!

Ilustrasi Beras Raskin. (Detak.com).

Pamekasan (detak.com).

Kehadiran 6 warga desa Campor Kecamatan Proppo Kabupaten ke Unit IV (Tipikor) Mapolres Pamekasan yang menyaksikan bahwa beras yang diamankan oleh Polres Pamekasan disangsikan oleh lebih banyak warga desa Campor. Mereka siap menjadi saksi tandingan yang mengatakan bahwa beras yang diamankan berikut Mobil Pick Up pengangkut beras itu ada kaitannya dengan Kades Campor Abdul Kholik.

Menurut mereka, 6 saksi yang hadir kemarin, Senin (8/6/2015) merupakan orang-orang suruhan yang sudah dikondisikan oleh kades Campor. "Saya berani menyatakan demikian karena mereka adalah pendukung-pendukung politij si Dulkholik (Kades Campor) itu" Kata Satrabi kepada detak.com dikediamannya jalan raya Proppo-Campor kemarin.

"Mereka bisa menjadi saksi dan mengatakan seperti itu karena ditekan oleh orang-orangnya Dulholik" tambahnya.

Padahal pada umumnya masyarakat Desa Campor tidak setuju dengan pernyataan saksi-saksi itu tadi. Karena nyatanya beras di Campor, menurut satrabi sudah ngadat sejak tahun 2014.

" Ini saran saya kepada 6 saksi itu. Sudahlah jangan jadi pahlawan kesiangan. Bicaralah yang jujur dan apa adanya. Tidak usah berbuat jujur. Ini demi masyarakat ke depan kan?" Tambahnya di depan warga yang juga siap menjadi saksi tandingan.

"Dan kami berharap kepada pihak Polres Pamekasan agar menempatkan kasus ini dengan mengedepankan azas keadilan hukum bagi masyarakat Campor. Karena terus terang jika Polres (Pamekasan) tidak bekerja dengan baik maka akan melakukan upaya lain tentang lapoiran itu. Termasuk melaporkan ke Kejari Pamekasan"

"Pelaporan ke Kejari diperuntukkan untuk menjelaskan kepada kasi Pidsus (Pidana Khusus) sejak kapan Raskin Desa Campor yang ngadat. Karena untuk tahun 2014 saja yang datang cuma 3 kali. Itupun hanya 1 gentang (kurang lebih 3 Kilogram) setiap RTSM" bebernya.

Dan itu yang dilakukan warga, tambah Satrabi, akan menjadi poin yang kurang bagus atas penyedilidikan yang dilakukan oleh pihak Polres Pamekasan.

"Padahal kami bukan bermaksud mengadu kekuatan antara pihak Polres dengan Pihak Kejari Pamekasan. Kami cuma menyampaikan apa adanya saja. Sesuai fakta dilapangan" Pungkas Satrabi.

(Yan/res/tar)

0 comments:

Posting Komentar