KOMPAS Terus Uber Dugaan Korupsi Branta Tinggi.

Kades branta Tinggi, Sahrul Efendy (dok: detak.com).

Pamekasan (Detak.com).

Berbagai macam cara dilakukan oleh pentolan aktivis KOMPAS (komunitas Mahasiswa dan Masyarakat Pamekasan) agar Kades Branta tinggi betul-betul diseriusi untuk diusut dugaan tindak pidana korupsinya. Selain melaporkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Pamekasan beberapa waktu lalu, kemudian Organisasai Mahasiswa dan Masyarakat ini juga melakukan penggalangan massa berbentuk 'penggalangan massa' untuk meminta kepada jajaran aparat hukum untuk segera menentukan sikap hukum terhadap Kades Branta itu.

Tak tanggung-tanggung besok, Selasa (9/6/2015) mereka akan melakukan penggalangan dukungan massa agar upaya yang dilakukan mereka mendapatkan resfon yang positif dari masyarakat secara umum. " Hari selasa (Besok) kami akan melakukan aksi damai diberbagai titik di pamekasan sebagai permintaan dukungan kepada masyarakat secara umum terhadap kelakuan kades Sahrul"

"Dan hari ini, senin (8/6/2015) kami akan melayangkan surat izin ke Polres Pamekasan untuk aksi yang hari selasa tersebut" Kata Koordinator aksi, Fery Hermawan kepada detak.com, Ahad malam (7/6/2015).

Fery menjelaskan, bahwa aksi itu akan dilakukan dibeberapa ruas titik central utama jalan di pamekasan. "Seperti di lampu merah Jokotole, Depan Mapolres Pamekasan, dan lain-lain" tambahnya.

Dalam aksi tersebut, Fery memastikan tidak akan ada gangguan terhadap pengguna jalan disekitar aksi. Namun di berharap ada partisifasi masyarakat untuk mendukung gerakan moral terhadap kinerja aparat hukum di Pamekasan. "Jadi karena bentuk orasi kami nanti adalah pembagian selebaran terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan Kades Branta Tinggi, maka kami mohon kepada masyarakat mendukung aksi kami itu" tegasnya.

(Yan/nul)

0 comments:

Posting Komentar