Ibu Menyusui Bolehkah Berpuasa?

Jember

- Bulan Ramadhan yang penuh berkah ini, orang-orang mukmin melakukan ibadah puasa guna mendapatkan ridho dari Allah SWT. Namun, tidak semua orang mukmin dapat leluasa melakukan ibadah puasa, dikarenakan berbagai macam kondisi yang tidak memungkinkan untuk berpuasa, tak terkecuali bagi ibu hamil dan menyusui.

Lalu bagaimana jika ibu hamil dan menyusui ingin tetap berpuasa? Ini syarat dan ketentuannya.
dr. Fitriana Putri mengatakan, ibu hamil dan menyusui yang berpuasa secara umum tidak membahayakan kesehatan ibu dan anaknya. Puasa Ramadhan pada hakikatnya hanya memindahkan makan pagi, siang dan malam menjadi buka dan sahur dan waktu di antaranya. "Sebenarnya ibu hamil dan menyusui tetap boleh berpuasa, karena secara umum puasa tidak membahayakan kesehatan ibu hamil dan menyusui. Ibu dan janin tidak akan kekurangan gizi, asalkan mengkonsumsi makanan yang bergizi," tutur dr. Fitriana

Putri saat ditemui detak.com, Kamis (25/06) diruang kerjanya, Klinik dr. Soeherman Jember.
"Saat buka dan sahur perbanyak makan buah, sayur, madu dan makanan yang banyak mengandung protein. Kemudian perbanyak minum air mineral dan hindari makan makanan yang berminyak karena akan mengakibatkan cepat haus pada siang harinya," sambungnya.
Namun, meskipun ibu hamil dan menyusui ingin tetap berpuasa, kesehatan kandungan dan bayi yang disusui harus di prioritaskan.

"Kalau ibu hamil rewel seperti mual muntah, maka tidak bisa dipaksakan untuk berpuasa, kemudian ibu menyusui yang anaknya dibawah 6 bulan, ini berat sekali mengingat ini priode ASI eksklusif, karena khawatir akan mempengaruhi kualitas ASI. Akan tetapi jika ibu hamil dan menyusui sehat-sehat saja, maka tidak apa-apa berpuasa," kata dr. Fitri.

(Detak/Jember)

0 comments:

Posting Komentar