Heii Cewek!!!, Lebih Separauh wanita Inggris lebih Suka Duda ketimbang Atlet!

Ilustrasi (detak.com)

Jakarta

- Ada tren baru bagi para wanita yang mencari pasangan di Inggris. Mereka lebih tertarik kepada pria duda yang sudah memiliki anak dibanding pria lajang yang memiliki badan bagus.

Sebuah survei diadakan oleh My Single Friend untuk melihat ketertarikan wanita terhadap pria. Hasilnya, 56 persen wanita justru berharap bisa mengencani pria duda yang sudah punya anak. 13 persen wanita ingin mengencani pria beranak karena menunjukkan mereka memiliki sisi kekeluargaan.

Para wanita yang menjadi responden berusia 16-24 tahun. Bagi mereka, pria yang pernah menikah memiliki orientasi yang tinggi terhadap keluarga. Hal ini juga menjadi solusi bagi pria yang takut untuk menginginkan anak di masa depan.

Survei juga menemukan bahwa pria duda membuat wanita jauh lebih bersemangat dibanding pria berbadan atletis. Hanya 1 dari 9 wanita menginginkan kekasih yang menjaga bentuk tubuhnya di gym.

"Hal ini tidak mengherankan untukku melihat wanita tertarik dengan pria yang memiliki anak dari hubungan terdahulu. Ada suatu hal tentang rasa peduli, pria yang sensitif melihat pada anak-anaknya yang membuat hati wanita meleleh. Dan siapa yang menginginkan pria yang berotot jika kau bisa memiliki pria sejati," tutur Sarah Beeny, pendiri My Single Friend.

Pendapat ini juga disetujui oleh psikolog klinis dewasa, Wulan Ayu Ramadhani, M. Psi. Ia mengatakan jika wanita saat ini lebih terbuka pemikirannya, terutama saat menjalin hubungan dengan seorang pria. Mereka tidak melihat status tapi lebih terhadap kualitas hubungan keduanya.

"Perempuan memilih duda kini bukan melihat dari sisi 'bekas orang' tapi justru menganggap mereka sebagai orang yang memiliki pengalaman dan pembelajaran dalam membina hubungan entah itu berkomunikasi, bagaimana memperlakukan lawan jenis, yang didapat dari pasangan sebelumnya," tutur Wulan saat berbincang-bincang dengan wolipop di Cilandak Town Square, Jakarta Selatan, Selasa (11/6/2013).

(Det/als/aln)

0 comments:

Posting Komentar