Fungsi Taman Kota Pamekasan Disorot LMP.

Pamekasan (detak.com).

Keberadaan Taman Kota (Tankot) di Kelurahan Kowel Kecamatan Kota Pamekasan disorot keberadaannya oleh Markas Cabang Laskar Merah Putih (LMP) Kabupaten Pamekasan.

LMP melalui ketuanya, Abdussomad menyayangkan perencanaan Tamkot yang yang dinilai kurang memperhatikan dari segi geografis dan sisi ekonomi masyarakat kota Pamekasan.

"Kami menilai bahwa taman Kota itu pada saat perencanaan tidak melihat dari berbagai sisi, utamanya dari sisi Geografis dan ekonomi masyarakat sekitar" katanya, pada saat melakukan Audiensi di kantor Bappeda (Badan Perencanaan Daerah) Kabupaten Pamekasan, kemarin, Kamis (3/6/2015).

"Seharusnya, Bappeda sangat memperhatikan dari berbagai asfek. Utamanya asfek tersebut. Apalagi pagu dananya sangat tinggi, yakin hampir 1 Milyar Rupiah" lanjutnya.

Uang 1 milyar itu, menurut bapak dua Putri ini lebih layak untuk pengembangan program lain yang sifatnya untuk memaksimalkan peran masyarakat utamanya dari segi Ekonomi. "Nah, ini kayaknya hanya untuk menghamburkan uang rakyat saja" kritiknya.

Ditempat yang sama, Kepala Bappeda, Muhammad Z Arifin membantah keras pernyataan LMP Pamekasan. Insinyur ahli pertanian ini menyatakan, bahwa semua pembangunan yang sifatnya memulai dari nol, seperti pembangunan taman kota adalah pasti ada perencanaan yang sangat matang.

"Kami melakukan itu (pembangunan tamkot) pasti melakukan perencanaan dan evaluasi yang mendalam. Dan untuk Taman kota Pamekasan itu perencanaannya menggunakan tenaga ahli yang kompeten" tanggapannya.

"Jadi Pemda membangun itu tidak asal. Ada Undang-undangnya juga yang dipakai sebagai acuan. Apalagi sesuai ketentuan Undang-undang Taman kota di semua kota harus mampunyai 30 persen ruang terbuka untuk dijadikan taman kota" ungkapnya.

Jadi, menurut Zainal, semua pembangunan di Pamekasan pasti menggunakan kajian yang mendalam termasuk dari segi ekonomi, budaya, ekologi dan lain-lain. "Pokonya pada intinya Pemda melakukan itu semua demi masyarakat secara umum" tegasnya.

(Yan/mad/tim)

0 comments:

Posting Komentar