Duh, Ternyata Raskin Di Desa Campor Datang Setiap 4 Bulan Sekali Selama 2014.

Pamekasan (detak.com).

Penangkapan Beras Raskin yang diduga milik desa Campor minggun dini hari (31/5/2015) semakin membuka tabir bahwa beras Raskin desa tidak disalurkan sebagaimana mestinya. Satu persatu masyarakat desa di sebelah barat kecamatan Proppo ini bersuara bahwa sebetulnya Raskin desa Campor sejak tahun 2014 sudah tidak mengalir dengan lancar. Bahkan hanya bisa cair setiap 4 bulan sekali!.

"Jadi tidak mengherankan ketika sekarang Beras Desa Campor tertangkap aparat. Padahal menurut warga desa Campor, Raskin Desa Campor hanya datang setiap 4 bulan sekali" kata Muhtar Suhri.

Artinya apa? "Masyarakat desa sudah lama dan sering tidak menikmati raskin. Namun sekarang lagi apesnya saja beras itu ketangkap. Padahal sistem jual Raskin itu sudah lama terjadi sejak kepemimpinan Holik ini" ujar Muhtar.

Satrabi, warga setempat juga memastikan bahwa Raskin desa Campor tidak datang setiap bulan.

Sebagai kelanjutan dari penangkapan Raskin di desa Guro'om tersebut kabarnya Polres Pamekasan akan memanggil masyarakat desa Campor untuk dimintai keterangan terkait dengan Raskin desa selama kepemimpinan Holik. "Kami dipanggil untuk menghadap penyidik besok (Rabu tanggal 3 Juni 2015) sebanyak 9 orang" kata Satrabi kepada detak.com.

Sembilan orang itu, sambungnya untuk menjadi utusan saksi di 3 dusun. "Jadi setiap dusun kita diwakili 3 orang. Dan 3 orang itu yang masuk ke dalam data base RTSM (Rumah Tangga Sasaran Miskin) sebagai dasar untuk mendapatkan beras Raskin Bulog" tambahnya.

Masyarakat akan Hadir? "Masyarakat pasti hadir. Untuk memperjelas tentang kasus itu. Lagian warga sudah jengah dengan itu (tidak beresnya Raskin" timpalnya.

BERSAMBUNG....

(Yan/tar/res/tim)

0 comments:

Posting Komentar