2018 Pilkada Pamekasan Bakal Lebih 2 Paslon

Pamekasan.

Meski Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Pamekasan masih 3 tahun lagi (2018), rupanya Calon Bupati (Cabup) mulai saat ini mulai mencuat ke permukaan. Kendati informasinya, dua partai besar semisal PPP (Partai Persatuan Pembangunan) dan PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) tidak akan mencalonkan calon andalannya, rupanya akan ada Cabup lain yang tidak kalah pamornya ketimbang Achmad Syafi'ie (Bupati sekarang asal PPP) atau Kholilurrahman (Mantan Bupati periode 2008-2013).

Ya, analisa yang dihimpun detak.com, PPP sebagai pemenang Pemilu 2014 Kabupaten Pamekasan dipastikan tidak akan bisa mencalonkankan Syafi'ie karena adanya Undang-undang (PKPU) yang tidak membolehkan Bupati ang sudah dua periode memimpin daerah maka tidak bisa mencalonkan kembali (kecuali sebelum masa baktinya habis yang bersangkutan mengundurkan diri) maka keluarganya, seperti saudara, isteri atau anaknya bisa mencalonkan diri.

Secara otomatis Syafi'ie tidak bisa mencalonkan diri sebagai Bupati Pamekasan Periode 2018-2023!.

Nah, bagaimana dengan PKB? Partai pemenang ke-2 pemilihan legislatif 2014 ini rupanya enggan mencalonkan mantan Bupati kholilurrahman. Kabarnya, Partai besutan Muhaimin Iskandar ini akan mencalonkan anggota sekaligus ketua Fraksi PKB DPRD I Jatim, Batruttamam.

Batruttamam, yang merupakan ponakan duapupu dari Kholilurrahman ini digadang-gadang sebagai calon Bupati yang mempunyai kans paling tinggi dilingkungan internal PKB sendiri. Selain muda, Batruttamam dinilai mampu mempersatukan Ulama' Pamekasan kembali.

Terus bagaimana dengan PBB (Partai Bulan Bintang)?. Desas-desus yang beredar bahwa PBB akan juga mencalonkan diri sebagai Cabup dengan menggandeng partai kecil semisal PDIP atau partai Nasdem sebagai Calon wakil Bupati (Cawabup).

Selain tiga partai besar itu rupanya calon dari perseorangan akan melengkapi kontestan menjadi empat Paslon (pasangan calon).

Independen dengan persyaratan didukung 7,5 persen hak pilih maka tidak begitu sulit untuk menggapai dukungan masyarakat Pamekasan yang mulai surut untk mendukung paslon dari Partai Politik.

Tidak menutup kemungkinan pasangan independen akan menjadi kuda hitam sebagai penantang untuk memenangi menjadi Pamekasan 1.

Dari Independen muncul nama Amin Jakfar. Amin Jakfar yang tak lain adalah keluarga besar (almarhum) Al-habib Abdurraman bil-faqih yang saat ini menjadi salah satu pengurus yayasan ABFA (Abdurrahman bil-faqih) Pamekasan.

Amin Jakfar, yang juga wakil ketua DPK HKTI (Himpunan Kerukunan Tani) Kabupaten pamekasan merupakan kandidat terkuat untuk mencalonkan dari Paslon independen. Dia, selain sebagai pengusaha juga merupakan aktivis sosial utamanya anak yatim di Pamekasan.

Ber...sambung....

(Detak.com)

0 comments:

Posting Komentar