Wabup Pamekasan Tak Gubris Desanya Sendiri.

Kantor Wakil Bupati Dijalan Jokotole Pamekasan. (Dok: Detak.com)

Pamekasan (Detak.com)

Sangat disayangkan ketika putra desa atau pejabat teras (baca Wakil Bupati Pamekasan) yang mendiami salah satu desa tidak bisa bermamfaat bagi masyarakat sekitarnya. Paling tidak dia sebagai pejabat teras bisa menggunakan jabatannya untuk membantu masyarakat utamanya dalam mengentaskan kemiskinan.

Ini tidak dilakukan oleh, Holil atau dengan nama lengkap Kholil Asy'ari sebagai wakil Bupati aktif Kabupaten Pamekasan.

Demikian disampaikan oleh Juhari, tokoh pemuda desa Badung kecamatan palengaan. "Ini kami sangat sayangkan desa Larangan Badung bisa dikatakan terbelakang ketimbang dengan lainnya. Padahal di desa larangan badung ini didiami oleh Wabup. Tapi program-program pembangunan tidak ada yang menyentuh" ujarnya kepada detak.com.

Diantara program yang biasanya diperoleh oleh desa lainnya seperti untuk pertanian, peternakan dan yang menyangkut rumah hidup layak tidak pernah menyentih desa yang paling dekat dengan kota Pamekasan ini. "Maka jangan salahkan ketika desa Larangan Badung ini sangat bisa dikatakan tidak berkembang. Apalagi masyarakat secara umum yang mau membangun, sekelas Wabup saja tidak bisa memberikan pemikiran terhadap pengembangan desa"

"Padahal desa Badung bisa dijadikan penyangga pembangunan kota pamekasan. Jika diurus dengan benar tentunya"

Untuk itu, lanjut pemuda yang juga ketua Gapoktan ini, dia berharap program pemerintah bisa menyentuh ke semua lini utamanya untuk pengebangan sektor ekonomi masyarakat. "Misalnya untuk pertanian dengan pengeborannya, dan untuk peternakan dengan sistem bibit sapi , ayam atau kambing bisa didistribusikan ke desa Larangan Badung" pintanya.

"Padahal kalau proposal sudah bejubel yang disampaikan. Tapi gak ada yang bisa dicapai. Yakni gidak di ACC. Padahal desa lainnya sudah pada dapat" pungkasnya.

(Yan/tar/res)

0 comments:

Posting Komentar