Madrasah Ini Diduga Menerima Guru Dengan SK Palsu.

MTS Baitur Rohman, Campor-Proppo- Pamekasan. (Foto: Muhtar Suhri/detak.com).

Pamekasan, (Detak.com).

Salah satu Madrasah yakni Madrasah Tsanawiyah (MTs) Baitur Rohman yang ada didesa Campor Kecamatan Proppo diduga memperkerjakan tenaga guru yang diduga menggunakan "SK Bodong"!.

Tenaga guru tersebut diketahui sebelumnya pernah bekerja sebagai Guru disalah satu Sekolah swasta di daerah Bettet Kabupaten pamekasan. Namun, karena dianggap punya masalah Oknum guru tersebut akhirnya dipecat!. Meskipun dipecat oknum berinesial "TF" sampai saat ini masih tercatat sebagai guru honorer di MTS Baitur Rohman. Lebih miris lagi, informasinya, oknum guru tersebut tidak pernah mengajar di MTs tersebut bahkan sampai sekarang menjadi sales di salah satu perusahaan swasta di daerah kabupaten Pamekasan.

Tidak itu saja, rupanya MTs Baitur Rohman juga memperkerjakan oknum guru yang diduga menggunakan pernyataan palsu ketika melamar sebagai guru di lingkungakan Madrasah Tsanawiyah itu. Diduga otak dari semuanya adalah guru yang merupakan suami dari guru yang menggunakan pernyataan "palsu" itu.

"Yong", yang diduga sebagai dalang dari semuanya merupakan mantan guru dari yayasan Nuruddiniyah namun karena sering membuat masalah utamanya terhadap penerbitan SK guru akhirnya pihak yayaan memberikan teguran keras berupa pemecatan!

"Dengan terpaksa, walaupun dia (yong) merupakan mantu keponakan dari saya kami pecat. Karena membuat Yayasan diracuni dari dalam" ujar ketua Yayasan Nuruddiniyyah, KH.Imron Rosyid kepada Detak.com beberapa waktu lalu di kediamannya desa Samiran kecamatan proppo Kabupaten Pamekasan.

Menurut kiai yang masih aktif sebagai PNS ini, bahwa apa yang dilakukan "Yong" baru diketahuinya setelah yang bersangkutan keluar atau dipecat sebagai guru di lingkungan Yayasan. "Kami baru tahu bahwa dia sering mebuat tanda tangan saya berikut stempelnya juga dipalsu" ujarnya sambil menunjukkan SK yang diduga dipalsu oleh "Yong".

"Untuk selanjutnya kami sudah menyampaikan kepada Advokat Yayasan untuk melakukan klarifikasi kepada lembaga penerima SK tersebut. Dan jika memang perlu untuk melaporkan saudara Yong kepada pihak yang berwajib" tambahnya.

Kiai dengan 4 anak ini juga memebeberkan beberapa berkas yang diduga di palsukan oleh pihak "Yong". Diantaranya: SK atas nama Cicik Nurus Syamsiah. (Yan/res/tar/tim)

0 comments:

Posting Komentar