Diduga "Bodong" LSM Dilaporkan Ke Polisi

RSUD Slamet Martodirjo Kabupaten Pamekasan. (Foto: Muhtar/detak.com)

Detak, Pamekasan.

Maksud hati untuk mencari celah kesalahan sistem management RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Kabupaten Pamekasan, namun karena tindakannya diluar prosedur resmi LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) ini malah dilaporkan ke Polisi terkait perbuatan tidak menyenangkan.

LSM Lippi (Lembaga independen Pelaku Profesional Indonesia) besutan Moh. Bakir ini dilaporkan ke pihak berwajib karena ditengarai melakukan kegiatan yang dianggap mencoreng citra RS plat merah Kabupaten Pamekasan.

Awalnya, LSM yang dulu bernama FIPPI (Forum Ikatan Pondok Pesantren Indonesia) ini bermaksud mengadakan Audiensi atau dengar pendapat dengan Tim Managemen RSUD Pamekasan. Dalam surat yang disampaikan bahwa LIPPI mencantumkan SK-KemnkumHAM dan SK-Kemendagri dalam izin operasionalnya. Sedangkan LSM FIPPI juga pernah menulis Surat terhadap managemen RSUD pada tahun 2014 dan sama-sama memasukkan SK Menteri Hukum (SK-KemenkumHAM) dan HAM dan Menteri Dalam Negeri (SK-Kemendagri) dengan nomer AHU yang sama.

Nah, disinilah muncul kecurigaan dari tim Humas (Hubungan Masyarakat) RSUD Kabupaten Pamekasan bahwa ada ketidak-beresan dalam surat yang disampaikan oleh LSM LIPPI.

"Untuk memperjelas keabsahan surat tersebut kami menanyakan foto copy SK KemenkumHAM dan SK kemendagri itu" kata Wakil Direktur (wadir) RSUD Slamet Martodirjo Pamekasan, DRg. Saleh Lahadi, SH kepada Detak.com beberapa waktu lalu.

Nah setelah itu, lanjut mantan kepala Puskesmas Sopa'ah ini, rupanya LSM LIPPI tidak berkenan dengan pernyataan itu. "Akhirnya beberapa orang termasuk Direkturnya (Moh Bakir) masuk ke ruangan dengan kasar dan kata-kata yang tidak senonoh juga. Nah ini yang membuat kami merasa kurang dihormati. Padahal ini ruangan kami sendiri" kata Dokter yang pernah menjadi Direktur RSUD Pamekasan tersebut.

"Akhirnya dengan kesepakatan bersama, bahwa kami lanjut melaporkan kepada pihak berwajib dalam hal ini Polres Pamekasan dalam dugaan perbuatan tidak menyenangkan dari LSM tersebut" jelas Saleh Lahadi.

Dikonfirmasi masalah ini, Direktur LSM LIPPI Moh.Bakir belum bisa memberikan keterangan. Ponsel yang biasa dipakai tidak bisa dihubungi. Informasinya bahwa yang bersangkutan masih diluar kota. (Yan/tim/res/tim/nul/Sar)

0 comments:

Posting Komentar