3 Pekerja Mengaku Belum Dibayar PDAM

Dua pekerja yang mengaku tidak dibayar Penggalian Pipa PDAM. (Foto: Detak.com).

Pamekasan (detak.com)

PDAM (Perusahaan Air Minum) Pemda Kabupaten Panekasan rupanya bukan cuma tidak bisa mengurus distribusi air ke berbagai pelanggan air di kota pamekasan. 3 pekerja penggali pipa saluran PDAM rupanya juga tidak dibayar hampir 2 bulan bekerja secara Maraton.

Satuki, Juhari dan Pak Sunar adalah sebagian pekerja dipekerjakan oleh mandor yang mengaku mendapatkan proyek pipanisasi PDAM, anehnya walaupun sudah bekerja hampir 2 bulan mereka belum mendapatkan bayaran se-Sen pun!.

"Kami bertiga ini tidak mendapatkan bayaran dari proyek PDAM ini" ujar Juhari ketika ditemui di gubuk sawah dekat area proyek kepada Detak.com beberapa wakti lalu.

"Kami cuma dijanjiin terus. Kalau ditagih suruh bersabar terus. Padahal dirumah kami selalu ditanya oleh keluarga (isteri) masak orang bekerja tidak dibayar" katanya.

Mereka bertiga sangat kecewa dengan kepemimpinan Agus sebagai direktur RSUD Kabupaten Pamekasan yang tidak merespon keluhan orang kecil sepertinya mereka yang notabene adalah pekerja kasar yang hidupnya tergantung dari hasil keringatnya. "Ini kami bekerja bukan ihlas. Kami sumpahin agar Agus itu tidak bisa makan juga seperti keluarga aku dirumah. Dia kan enak-enak sekarang makan keringat dari kami" ujar diantara dari mereka.

Agus, selaku direktur PDAM Kabupaten Pamekasan tidak bisa dikonfirmasi. Apabila dihubungi tidak pernah diangkat meskipun sudah dijelaskan tentang maksud dan tujuan jurnalis media ini. (Tar/res/tim)

0 comments:

Posting Komentar