Polisi Seriusi Usut Pemotongan PSKS Pasean.

Detak, Pamekasan.

Banyaknya model pemotongan dana PSKS (Program Simpanan Keluarga Sejahtera) di kecamatan Pasean diperkirakan akan bergulir ke masalah hukum. Kemarin, jum'at (23/4/2015) Kapolres Pamekasan melalui Kapolsek Pasean, AKP Ziswanto, SH menyampaikan akan turun ke desa-desa se-kecamatan Pasean untuk melakukan investigasi terkait banyaknya informasi terkait pemotongan dana tersebut.

"Kami akan segera melakukan Puldata ( Pengumpulan data) dan Pulbaket (pengumpulan bahan keterangan) sebagai bahan penyelidikan terhadap penyimpangan-penyimpang PSKS" Kata Adhi kepada pewarta.

Dia dana jajarannya akan terus mengembangkan kasus tersebut sampai diketahui siapa aktor-aktor yang dengan sengaja memotong dana itu. "Tentunya kami akan melakukan komunikasi intens dengan Kapolres Pamekasan melalui Unit Tipikor (tindak pidana Korupsi) mengingat banyak model atau cara yang dilakukan pemotong dibawah" jelas Adhi.

"Untuk itu kami perlu bantuan dari masyarakat untuk memberikan keterangan-keterangan yang sifatnya kebenaran yang ada di bawah" ucapnya.

"Intinya kami serius akan mengusut masalah tersebut" jelasnya.

Informasi yang didapat oleh tim Detak.com, banyak masyarakat mengeluhkan pola-pola pemotongan dana PSKS di Kecamatan Pasean. Diantaranya: untuk desa Dempoh Timur dipotong Rp 30 ribu dengan alasan akan menebus beras Raskin, sementara desa Sana Tengah dipotong hingga Rp 200 ribu dengan alasan pemerataan. (Yan/tim/res)

0 comments:

Posting Komentar